Kamis, 07 Desember 2017

PRO DAN KONTRA ROKOK DI INDONESIA

Sebagai perokok aktif yg sudah lebih dari sepuluh tahun mengonsumsinya, saya telah banyak belajar tentang bahaya dan manfaatnya.
di lihat dari mudharatnya semua orang tentu juga sudah tau dan mengerti, tp jika di tilik dari faedahnya banyak sekali kalangan yg mengesampingkanya.

mari saksikan dan bacalah saya akan sok pintar dan membahas satu persatu.
di mulai dari bahaya nya.

Efek buruk dari rokok? konon tak terhitung jumlahnya, pokoknya yang jelek-jelek ada dalam kandungan rokok, mulai dari ultimatum dalam kemasanya yg semua orang pernah membacanya, sampai mitos-mitos negatif yg nggak ada hubunganya.
tp di luar efek kesehatan yg di gembar gemborkan oleh pemerintah tentang bahaya merokok, saya lebih tertarik untuk melihat dari sisi ekonominya terlebih dahulu.
efek dari menjadi perokok aktif adalah boros, pengeluaran yg membengkak dan sulit untuk menabung.
bayangkan saja pengeluaran perhari nyaris sama bahkan bisa jadi lebih besar dari konsumsi kita terhadap nasi yg di klaim sebagai makanan pokok orang indonesia.
kata kan untuk biaya rokok saat ini rata-rata /harinya seseorang bisa merogoh kocek Rp.20.0000, jika di kalikan /bulan = 30hari maka akan muncul hasil Rp.600.000 dan jika di hitung dalam setahun itu artinya di kalikan (12bulan) maka hasilnya menjadi Rp.7.200.000
lihatlah para perokok aktif, seharusnya kalian punya uang sekian pertahun jika tidak merokok, apabila anda sudah merokok selama 10 tahun maka anda tlah membakar uang sebesar 72juta rupiah, angka yang fantastis bukan. menyesal?
jangan pernah !!
mari kita balikan fakta di atas, melalui permainan kata yg sudah sangat sering saya gunakan untk mengelak dan membela diri hahaha.

lantas para perokok pasif atau non perokok memiliki uang sebanyak itu? jelas sekali tidak, saya tau kalian orang susah hahaha
jadi yang namanya bisa menabung atau tidak itu sama sekali tak ada hubunganya karena perokok atau bukan
bisa nabung itu terdiri dari tiga faktor, yaitu niat, besar penghasilan dan besar kebutuhan atau pengeluaran primer.
jangan langsung menilai harusnya gini harusnya gitu, dancok!

Dari sisi kesehatan semacam kanker, impotensi, gangguan kehamilan dan serangan kenangan mantan, ternyata setelah saya baca dari beberapa sumber yg entah kredibel atau tidak, hasil dari efek buruk rokok terhadap kesehatan itu banyak sekali, bahkan menurut survey yg di lakukan oleh suatu lembaga kesehatan ternama di indonesia, kematian akibat efek buruk rokok itu merupakan angka tertinggi setelah kecelakaan lalu lintas.
dan dari artikel yg saya peroleh tersebut, maka tercipta sebuah opini bantahan dari saya untuk si lembaga survey tersebut : bukanya kematian udah takdir dan di gariskan ya?
iya sih semua ada sebab akibatnya, namun jika terus menerus memojokan perokok dengan mengecapnya sebagai si sumber semua penyakit rasanya tidak adil lah.
ada banyak jenis macam penyakit yg juga banyak bukan dari rokok, contohnya dari pengawet makanan yg semua orang mengonsumsinya, tp apakah isu tersebut di angkat sedemikan gencar seperti bahaya merokok? tidak !
sejak saya belum lahir bahaya rokok di doktrin kan kepada masyarakat indonesia, yang ini itu yang jangan gini gitu, tp faktanya tidak optimal juga kan, nyatanya masyarakat kita menempati rangking perokok aktif terbesar ketiga di dunia setelah cina dan india.
itu menunjukan bahwa masyarakat sudah sadar bahwa rokok itu nikmat hahahaha.

Bagi para haters rokok dimana pun kalian berada, tolong jangan terlalu benci terhadap rokok yg sesungguhnya sangat besar kontribusinya untuk perekonomian indonesia.
begini saya jelaskan, industri rokok itu  menyumbang  1,66%  total pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia, dan devisa negara melalui ekspor ke dunia yg nialainya pada 2015 mencapai US$ 700 juta dolar, amazing bukan?
Selain itu, Industri rokok juga menjadi sumber penghidupan bagi 6,1 juta orang yang berkerja di industri rokok secara langsung dan tidak langsung, itu belum termasuk petani tembakau dan cengkeh.
apa iya yg benci terhadap rokok akan tega jika orang sebanyak itu akan kehilangan mata pencahariaan karna kalian yg meliat dari satu sisi begitu sinis mendukung apabila rokok sebaiknya di larang di indonesia!!

Tidak hanya itu, penerimaan negara dari sektor bea cukai rokok  tahun 2013 tercatat Rp.103,53 triliun, begini analoginya tentang duit sebanyak itu, jika 103,53 triliun tersebut semuanya di belikan papeda, maka seluruh indonesia akan lengket !

"Di bilangin biar sehat kok nggak mau", begitu ucap salah seorang yg begitu benci terhadap perokok.
hey mas mbak yg kalem dan tidak merokok, kami para perokok aktif juga sadar akan efek buruknya, tapi kami juga sadar ada manfaat lain di dalamnya.
lagian ya, berhenti merokok tidak semudah seperti pengakuanmu atas mantan yg katanya sudah kamu lupakan, padahal belum.
nikotin itu candu, butuh waktu dan proses yg tidak sebentar untuk menghindar dan keluar darinya.
coba deh kamu ngerokok sampe kecanduan, lalu coba berhenti, apakah tetap akan kukuh dengan pendirianmu yg kolot itu?

"Asapnya itu lho sangat menggangu!!!!".
iya, kami minta maaf yg sebesar-besarnya jika masih suka merokok di fasilitas umum seperti kendaraan umum, atau ruangan umum tertutup.
tp sekarang juga sudah banyak kok toleransi dari para perokok ini, yg mengonsumsinnya begitu meperhatikan situasi dan lokasi dan kondisi,dan semoga kedepanya tidak pernah ada yg di rugikan dari kami.

Apabila setelah tulisan ini di buat tetap saja ada yg bersikukuh mengatakan bahwa rokok adalah negatif tanpa ada kebijakan untuk merubah pola pikirnya, coba orang-orang tersebut memprotes juga masyarakat kalangan menengah ke atas yg menggunakan mobil pribadi untuk tujuan jarak dekat dan hanya berisikan satu dua orang penumpang, padahal ada motor, padahal ada angkutan umum untuk meminimalisir kemacetan dan pencemaran udara.
bayangkan polusi dan pemanasan global yg mereka ciptakan? efek buruknya ? coba isu tersebut di angkat secara besar-besaran.
apa karena berbalut kemewahan lantas tidak terlihat efek buruknya? dancok !


udah gitu aja, emosi saya hahahaha


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DATANG PAS BUTUHNYA DOANG

Sedikit meluapkan tentang apa yg sudah lama saya resahkan. Menyoal relasi antara manusia dengan manusia Tentang realitas yang banyak terj...