Minggu, 08 Juli 2018

FIFA world cup effect

Bau keringat di suatu sore yg tengah senja, segerombolan anak-anak kecil berlarian berebut bola

Menendangnya lalu mengejarnya
Menggiring dan menggocek bak atlet kelas dunia
Keseriusan menghiasi wajah yg lelah
Keceriaan terpancar tatkala bola masuk ke gawang musuh yg kalah.

Tanpa alas kaki mereka memainkan bola
Gawang pun hanya di buat begitu seadanya
Dua buah batu atau sesekali sandal jepit cukup menjadi penanda.

Kick off di mulai asal sudah lebih dari 4 orang
Permainan terhenti berpatokan ketika adzan magrib berkumandang
Tak jarang mereka pulang dengan kaki lecet atau lebam
Tapi esoknya tak lantas membuat mereka kapok untuk berhenti mengulang.

setiap hari setiap sore 

Terlampau sering terjadi baku hantam antar pemain kedua kubu
Perkelahian di karena kan hal sepele oleh anak-anak yg lugu
Salah paham yg jika di lihat oleh orang dewasa terlihat lucu
Karena seharusnya memang tidak perlu.

Tapi mereka tak pernah khawatir setiap ada yg berkelahi
Toh besok tanpa saling memaafkan mereka sudah tertawa bersama kembali
bermain bersama lagi tanpa ada yg memupuk ego dan gengsi.

Aku adalah satu dari belasan anak kecil tersebut
Di suatu kampung lereng gunung pada akhir era 90an
Di lahan milik sebuah tempat penggilingan gabah yg kami klaim menjadi taman.

Setiap menjelang sore selalu ramai sesak
Ada yg gembira sesekali juga terdapat tangis isak
Namanya juga anak-anak.

Di tempat tersebut sepak bola selalu jadi pilihan utama
Apalagi waktu itu euforia sepak bola masih begitu terasa
setelah brazil di tumbangkan prancis di final piala dunia (1998).
Itulah awal kisah aku mengenal dan jatuh cinta pada sepak bola
Hinga saat ini, seakan jatuh cinta berkali-kali kepada orang yg sama. (Halah)

Dua dekade tlah berlalu sejak memori itu
Liga top eropa
Champions dan UEFA
Euro dan piala dunia
Ajang-ajang besar tersebut selalu menjadi perhatian utama
Dan aku adalah penikmat yg tak pernah bisa untuk tidak perduli dengan perkembangan dan drama sepak bola dunia

Menjadi fans madrid sejak final final Champions 2000 antara Madrid vs Valencia.
Terdaftar sebagai saksi era Los Galakticos jilid pertama.
Pembelian Zinedine Zidane dari Juventus sebagai pemain termahal dunia.
Transfer Magician Ronaldo de lima dari inter Milan yg melegenda.
Datangnya luis figo ke Bernabeu yg sangat melukai fans barca.
Juga David Beckham yg turut serta meramaikan lapangan hijau di ibukota Espana.

Tersentak melihat porto menjadi juara eropa 2004.
Awal mula parkir bus ala Mourinho mendapatkan tempat.
Yunani / Greece yg secara mengejutkan menumbangkan Portugal di final euro 2004.
Luis Figo dan Rui Costa tak mampu menyelamatkan muka mereka sebagai tuan rumah.
Tapi di tahun tersebut awal mula Cristiano Ronaldo yg berstatus pemain MU berhasil mencuri perhatian dunia sebagai pemain termuda panggung euro yg megah.

Miracle of istambul pada 2005
Final Champions league Antara Liverpool vs AC Milan.
Liverpool tertinggal 3-0 pada babak pertama.
Namun mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
hingga ujung perpanjangan waktu skor masih sama.
Dan dalam drama babak adu penalti Dewi Fortuna bersama Steven Gerrard dkk.

Tandukan Zidane ke dada materazzi final piala dunia 2006
Begitu buruknya efek rasial dalam hal apapun termasuk sepak bola, bisa membangunkan amarah zidane yg terkenal dengan tabiat tenangnya.
Di sisi lain pada tahun itu italia mampu membersihkan nama negaranya dari citra buruk atas kasus pengaturan skor atau calciopoli yg tengah menimpa liga utama mereka seri A.

Ricardo Kaka di 2007 menyedot perhatian dunia sebagai pemain terbaik seri A.
Namun itu adalah momen terakhir ballon D'or di menangkan manusia biasa
Sebelum robot dan allien menyandra panggung FIFA.

Pada 2008 Manchester United dengan nama besar Cristiano Ronaldo mampu menyedot perhatian dunia.
Memenangkan champion dan liga.
Di tahun tersebut pula Ronaldo menyandang sebagai pemain terbaik dunia pertamanya.

Era keemasan barca pada 2009 bersama Pep Guardiola.
Mendapatkan 6 Thropy dalam semusim adalah pencapaian luar biasa.
Dan di tahun tersebut nama Lionel messi mulai mengusik Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia.
Dan hingga saat ini faktanya mereka mendominasi ajang prestisius yg di selenggarakan oleh fifa tiap tahunnya.
Ballon D'or Ronaldo 5 - 5 Messi.
Dari 2008 hingga 2017 belum ada pemain yg mampu menggeser kedikdayaan keduanya.
Luar biasa!

Di tahun ini pula persepak bolaan spanyol bangkit dan menjadi raksasa dari eropa dengan menjuarai euro 2008 dengan mengalahkan jerman di partai final.

Transfer Cristiano Ronaldo dari Manchester united ke Real madrid
Memecahkan rekor pemain termahal yg juga di pegang oleh real madrid itu sendiri.
2001 Zinedine Zidane from Juventus to Real Madrid ( £71 juta )
2009 Cristiano Ronaldo from Manchester United to Real Madrid ( £ 94 juta).

2010 treble winner Inter Milan dan Wesley Sneijder menjadi pemain paling berpengaruh dalam laga tersebut.
Bersama jose Mourinho kembali melambung setelah tahun-tahun sebelumnya gagal membawa Chelsea di ajang liga Champions menjadi juara.

Piala dunia 2010 di gelar di afrika selatan,
OST atau soundtrack Shakira Waka Waka menjadi paling melegenda dari sejarah perjalanan piala dunia.
Spanyol makin digdaya, 2008 juara eropa dua tahun berselang merajai dunia di tanah afrika
Andres Iniesta menjadi pahlawan team matador atas kemenangannya melawan belanda.

2012 sang underdog Chelsea jadi jawara eropa
Masalah internal dengan pelatih dan beragam drama terjerembab di liga domestik jadi kisah pahit untuk mereka
Hingga akhirnya di akhir musim Roberto di Matteo secara tidak terduga menemani Chelsea mengangkat si kuping besar.
Untuk liga spanyol real madrid yg jadi jawara setelah teeakhir kali mengangkat piala domestik pada tahun 2008.
Di euro 2012 Spanyol belum habis
Melenggang cukup mulus dari fase group ke fase gugur hingga bertemu Italia di partai final dengan skor meyakinkan (4-1).
Yang paling berkesan saat Iker Casillas meminta pengadil untuk mengakhiri pertandingan, Karena respect kepada italia saat injury time harus terpaksa bermain dengan 10 orang.

Bayern munchen akhirnya mampu menjadi juara pada tahun 2013
Arjen Robben membayar hutang atas kegagal penalti di partai final musim sebelumnya dengan menjadi the man of the match saat membunuh mimpi Borussia Dortmund di Wembley arena.

Real madrid dengan 12 tahun penantianya akhirnya mimpi La Decima terwujud di tahun 2014.
Maka makin mengokohkan mereka menjadi pemilik trofi champion terbanyak di benua Eropa.
Malam itu sebagai fans el real saya sendiri sangat emosional.
Masih begitu terasa betapa leganya setelah lebih dari 1 dekade selalu tumbang sebelum partai final.
"Sergio ramos 94 time" yang menyaksikan malam itu pasti paham istilah itu.

FIFA world cup Brazil 2014
Tuan rumah yg di bombardir 7-1 oleh sang juara di semi final.
Jerman sang spesialis 4 besar akhirnya mampu mengalahkan kutukan dengan menundukan Lionel Messi dan kawan-kawan, Mario Gotze jadi pahlawan Tim panser, Bastian Schweinsteiger yg berdarah-darah dalam perjuangan dan di pamerkanya tatto baru Mesut Ozil dalam akhir perayaan.

Lagi-lagi barcelona tribel winner untuk kedua kalinya
Dan yang membuat ku merasa pahit karna 2015 real madrid nihil gelar.
Bisa di bayangkan bagaimana mental sebagaimana fans setelah tahun sebelumnya berselebrasi atas la decima lalu tahun berikutnya di bully habis-habisan hahaha.

Namun itu hanya sedikit kisah dari drama sepak bola yg menurut ku lebih baik dari drama korea hehe
Karena di 2016 kami atau real Madrid kembali berjaya di pentas benua eropa
Gelar ke 11 di dapatkan, lagi-lagi Atletico menjadi lawan di parta final
Dan lagi-lagi mereka harus di kecewakan.
Sansiro menjadi saksi adu tos-tosan.

Dan euro 2016 yg di selenggarakan di prancis menjadi klimaks bagi Portugal.
Ronaldo dkk sukses mempecundangi tuan rumah dengan skor tipis 0-1.
Eder sang striker super subs muncul di akhir sebagai pahlawan.
Moment mengharukan Cristiano Ronaldo di dzalimi Dimitri payat di menit awal laga final sempat membuat fans team portugal pesimistis, namun bola itu bundar, dan kejutan-kejutan selalu di sajikan dalam bumbu yg menegangkan.

2017 devaju yang terulang 2x
Benua biru seakan takluk pada real madrid raksasa espana haha
Juventus kali ini menjadi korban
Ramos vs Cuadrado
Brace Cristiano Ronaldo
Tendangan jarak jauh Casemiro
Dan pembuktian pemain muda berbakat Asensio


2018 Liverpool menjadi korban atas gelar hatrick real madrid
Sang lord benzema yg sebelumnya dibremehkan
Blunder karius sang kiper yg mendadak terkenal
Dan salto Gareth bale yg fenomenal
Hari itu aku menyaksikan final dengan cara nobar bersama para Madridista di sebuah cafe bekas bioskop di pinggiran kota
Berawal menegangkan berakhir menyenangkan.

Lalu akhirnya sampai pada akhir bacaan yang akan membahas judul tulisan.
FIFA world cup 2018 sedang berlangsung
Rusia mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah
Negri komunis tersebut mampu membuktikan bahwa mereka tak cuma hebat dalam dunia alat perang.
Setiap malam semua orang tertuju pada layar televisi
Menyaksikan pertandingan negara-negara beradu gengsi
Apalagi yang fanatik terhadap bola
Jarang tidur pun mereka rela
Piala dunia efek ini melanda semua kalangan
Yang tak paham pun ikut terbawa tegang
Tiba-tiba jadi bahas bola
Mendadak pakey Jersey suatu negara
Bahkan ada yg hanya sok tau saja haha
Dan aku yg flashback ke dua dekade silam untuk kembali menceritakan moment hebat yg terjadi dalam dunia persepakbolaan sebelum piala dunia rusia memunculkan pemenang.

Aku adalah salah satu dari sekian yg cukup fanatik
Karena bagiku sepak bola adalah sebuah drama yang menarik
Ia bukan sekedar olahraga
Ada respect, tangis haru
Ada perjuangan dan sebuah trofi yg di buru
Tulisan ini di buat tatkala piala dunia efek sedang berlangsung
Yg mana sampai saat ini artikel di muat pertandingan sudah mencapai 4 babak (semi final).

Piala dunia rusia adalah ajang yg paling mengejutkan
Dimana team-team besar banyak yg tumbang di luar perkiraan
Dan team kecil ataupun kuda hitam cukup mulus maju melengang.
Bagaimana tidak jerman sang juara bertahan tak lolos dari fase group
Di pedundangi meksiko di awal laga
Di permalukan oleh korea Selatan sang wakil asia

Spanyol yg bertabur bintang terhenti di babak 16 besar

Portugal dengan Cristiano Ronaldo yg menjadi tulang punggung team di paksa tunduk oleh Uruguay

Argentina dengan lionel messi dan jajaran pemain club eropa yg tak bisa berbuat banyak

Brazil yg paling di unggulkan kalah melawan belgia sang the real kuda hitam

Kroasia begitu beruntung 2x menang di babak adu tos-tosan

Inggris yang paling di remehkan murka dan membalas dengan kemenangan.

Hanya prancis team besar yang mampu memenuhi ekspektasi penggemar.

Dalam babak semifinal prancis akan bertemu dengan belgia
Dan Kroasia akan menghadapi Inggris

Sebetulnya tak ada yg benar-benar ku jagokan setelah Portugal harus pulang di 16 besar
Namun sepak bola tak indah tanpa keberpihakan
Maka dengan sok meramal inggris akan keluar sebagai pemenang
Skenarionya begini, inggris atas Kroasia dengan skor tipis keluar sebagai pemenang
Laga berjalan seru dengan ball posision imbang.
Prancis harus terhenti di semi final atas belgia sang kuda hitam eropa
Di laga final Inggris vs belgia?
Ku kira negri ratu Elizabeth yg akan keluar sebagai juara
Tak ada unsur mistis atas asalnya tebakan
Jika nantinya prediksi ini salah mohon di maafkan 😂



Jumat, 08 Juni 2018

LORD GONDES






Rambut pirang kulit hitam, istilah jokes jaman dulu LKMD (Londo Kok Mung nDase)

Semakin kesini istilah gondes bercabang menjadi banyak makna
Yg tadinya hanya di tujukan untuk orang-orang kampung, namun sekarang semua bisa mendapat gelar tersebut, asalkan kampungan maka cap gondes berhak di sandang, dan tidak semua anak kampung itu gondes, karena yg tinggal di daerah kampung belum tentu kampungan, begitupun sebaliknya!

Bagi saya pribadi anak racing yg motornya di modif berantakan karena minimnya budget dan gayanya yg udah kebelet, sok jadi pembalap di jalanan umum, mereka adalah kaum yg paling dekat dengan istilah ini.

Memang banyak kategori lain, namun karna seringnya melihat atau bersinggungan secara langsung, maka mereka adalah object yg pas untuk mengisi isi thread ini.

Entah udah janjian dengan sesama jamaahnya atau gimana, khusunya di banyak daerah sini, nggak tau kalo di daerah kalian, yg namanya anak racing atau motor selalu identik dan khas dengan rambutnya yg sok garang, mowhak ala-ala gangster, kalau nggak ya tipikal rambut gori (GONDRONG MBURI)
Tak lupa cat warna-warni pada rambutnya, hingga ada yg seragam dengan warna motornya.
Keren sih (bagi mereka dan para kimcilnya)`

Kalo soal rambut nggak bisa di pukul rata, banyak juga kok yg mau di semir atau dicat model apapun tetep aja keren, entah itu bawaan penampilan yg berkharisma atau apa, kita ambil contohnya david beckam.
tp sayang beckam bukan anak racing ya.

Bagi kami para tukang gibah, mereka (anak racing) dan gayanya adalah bahan yg sangat empuk untuk di jadikan bahan lawakan.
trimakasih ya sudah membuat tongkrongan kami penuh dengan gelak tawa hehe

Mereka ini punya kegiatan yg absurd bin random, nongkrong nggak jelas di pinggir jalan, bukan ngopi, cuma motor di standar tengah lalu ngeliatin para pengendara lalu lalang, motivasinya apa coba?
Mengelompokan diri berkoalisi dengan yg satu frekuensi? Ntah ya
Lalu ngeluyur tanpa tujuan dengan knalpot murahan berisiknya yg membuat para pendengarnya menderita.

Di lihat dari segi usia, mereka ini tergolong masih remaja, smp-sma atau 20an tahun lah paling mentok.
Gini nih dek, kalau kalian anggap naik motor ugal-ugalan itu keren, itu adalah hak kalian, tp hak kami juga untuk merasa terganggu dan risih sekaligus membenci, sekaligus menertawakan juga tentunya.
Mungkin ada baiknya saat ugal-ugalan di jalanan kalian mati sekalian, itu malah lebih bagus, di coba gih saran saya hehe

Kalo tujuanya tebar pesona? mari kita bahas.
kalian mikir nggak para cewe normal yg mayoritas selalu menilai seseorang dari kesan pertama, akan kagum dan terkesan dengan tingkah urakan yg kalian pamerkan?
Kalau anggapan kalian seperti itu, kasian orang tua kalian yg udah habis duit banyak malah hasilnya justru produk gagal.
Secara tidak langsung dengan sikap dan tingkah laku yg norak itu, sudah membuat citra kalian menjadi buruk, stempel anak nakal tak bisa di andalkan lagi ketika tak di barengi dengan kecerdasan otak yg mumpuni.
Percayalah lebih terhormat anak yg di cap cupu tp tak pernah merugikan dan mengganggu lingkungan sekitar.

Apalagi saat bulan ramdhan populasi gondes ini meningkat tajam di jalanan, ngabuburit di jadikan panggung dadakan, orang lain sibuk nyari takjil, nih para gondes sibuk cari perhatian.
Tak jarang yg tak menunaikan puasa tapi malah bangga mengumbarnya di jalanan.
Saya pribadi sih tak merasa akan tergoda dengan gaya kalian yg makan minum atau merokok di tempat umum
Juga tak akan menilai kalian secara agama dengan menganggap kalian ini orang penuh dosa.
Tp percayalah stempel norak urakan dan kampungan dari hal semacam itu tak bisa kalian sangkal dari banyak pandangan.

Budaya lain yg identik dengan mahluk macam ini yaitu ketika ada keramaian, mereka langsung pada keluar dari sarangnya, khusunya orkes dangdut dan sejenisnya, pokoknya keliatan banget kalo kekuranangan hiburan, asalkan gratis mah berangkat, bonceng bertiga biar lebih ngirit di ongkos, nggak pake helm biar semakin dekat dengan Tuhan.
Tak ada yg salah dari kegiatan nonton acara begituan, lagi-lagi itu hak kalian.
Tapi tingkahmu yg sampah itu lhooooo
Kebut-kebutan membahayakan pengendara lain, bleyer knalpot nggak jelas, bikin polusi suara!
Lalu alcohol murahan tak lupa di tenggak, yg kalian pikir nuansa keren akan semakin mudah di sandang.
GOBLOK !
Dan setelah itu timbulah keributan dari mabuknya kalian, percayalah kami yg normal memandang kalian itu adalah hal yg menjijikan !
Tak jarang terjadi perkelahian setelahnya, maen keroyok karena permasalahan sepele, tawuran karena hal yg seharusnya tak perlu terjadi saat melihat acara yg kalian anggap sebagai panggung eksistensi!
Jatuh korban kemudian lari
Di tangkap polisi dan nangis seprti banci!

Salah ketika langsung menghakimi kalian untuk langsung mempunyai pola pikir dewasa
Memang harus secara perlahan
Tp miris juga ketika hal2 yg bisa merugikan orang lain dan diri sendiri justru malah kalian banggakan.

Maka dari itu memang perlu adanya tamparan
Entah itu dari omongan orang atau pengalaman pahit yg suatu saat nanti pasti akan perih tembus ke hati kalian.
Memang benar kalian anak remaja yg haus akan pengakuan. dengan darah yg sedang mudahnya untuk membara.
Mungkin nakal adalah cara termudah untuk mendapatkanya.
Prestasi tak punya, harta tak ada
Lalu kalian terjerembab ke jalan yg sesat.

Banyak kok yg nakal tapi tak di umbar
Banyak kok yg pengen seneng-seneng tp masih mikir gimana caranya nggak merugikan orang lain dan diri sendiri.
Please lah nakal sewajarnya anak se-usia kalian, mau gimana kalo nakalnya remaja ini di bungkus menggunakan cara elegan dan sesuai ukuran, nantinya masih mudah di kendalikan.
Jangan sampe nakalnya kalian malah membawa kalian ke jurang kriminal.

Mumpung masih remaja belum jadi tua
Kesempatan untuk berbenah masih ada
Hentikanlah tingkah lucu itu
Pandangan buruk dari orang-orang hanya kalian yg mampu meredamnya
Jangan sampai di usia yg sudah bukan masanya kalian masih jadi manusia memprihatinkan.
Karena kalo umur udah tua, namun kelakuan masih GONDES, itu bisa di simpulkan bahwa masa muda kalian tidak terselamatkan.
Nakal boleh goblok jangan !

Jadilah ALAY pada waktunya.

Kamis, 07 Juni 2018

Omong kosong WISUDA abad ini

Suatu hari seorang ponakan yg masih PAUD dan temanya yg duduk di bangku TK berceloteh bahwa besok mereka akan melaksanakan wisuda
Whatefuck !

Memang dalam era ini acara semacam wisuda sudah di amini menjadi kegiatan umum
Dimana setiap jenjang pendidikan selalu di akhiri dengan acara wisuda.
Kalo kamu bersikap biasa saja dengan fenomena ini bisa jadi kamu adalah bagian dr panitia penyelenggara acara tidak penting ini.
Kalo kamu merasa geli, percayalah bahwa kamu tidak sendiri !

Saya ada di pihak yg menolak keras acara sesakral wisuda di pakai untuk anak yg baca abjad aja belum lancar, mewarnai masih belum rapi, buang air masih di cebokin.
Selain nggak ada faedahnya juga terselip mudharat di dalamnya.

Sebelum emosi saya meledak-ledak
Mari kita bahas arti kata wisuda itu sendiri
Arti kata wisuda dalam KBBI adalah persemian atau pelantikan yg di lakukan dengan upacara khidmat.
Tentunya untuk mencapai fase itu di butuhkan perjuangan yg tidak sedikit, proses yg tidak mudah, perjalanan dunia perkuliahan yg panjang dan menyita tenaga juga pikiran ++ biaya yg banyak.
Lalu proses pengerjaan skripsi atau tugas akhir dengan segala drama di dalamnya.
Makanya tidak heran para orang tua akan bahagia bukan main ketika anaknya bisa memakai toga di acara wisuda (READ: mahasiswa).

Namun sayang sekali makna tersebut sekarang sudah jauh melenceng dari filosofi awal wisuda yg begitu megah dan skaral.
Manfaatnya apa sih dr anak kecil yg melangsungkan acara wisuda?
Bisa di pakai buat ngalamar kerja gitu? Sebagai syarat lisensi bahwa dulunya waktu masih orok saya di wisuda lho
Alah fana!

Kenapa nggak kaya dulu aja acara perpisahan selayaknya perayaan anak seumuran mereka?
Nyanyi lagu anak-anak dengan hiasan balon warna warni memenuhi ruangan, lalu makan soto dan snack yg di sediakan hingga kenyang.
Lalu foto-foto dengan pose lugu yg begitu jauh dari kata formal.

Tanyakan pada hatimu wahai kalian para orang dewasa, bukankah bagusnya memang demikian? Barometer kebahagiaan anak kecil begitu sederhana, jangan di perumit dengan regulasi standar orang dewasa, apalagi si jaman sosial media seakan eksistensi sejajar dengan agama! Anak kecil tak membutuhkan itu semua !

Lalu di lihat dari segi biaya,bukanya acara semacam wisuda menambah pengeluaran orang tua?
Iuaran sewa gedung , lalu pergi ke salon untuk dandan layaknya putri dan putra yg baru saja mengharumkan nama bangsa dan negara, bagiku itu lebay!
Lebih berlebihanya lagi bahkan para si wali dari anak2 ini nggak mau kalah dari anaknya, ikut dandan kek acara resepsi pernikahan, dobel kan biayanya !

"Ya tak apa toh acara semacam ini nggak tiap tahun ada"
Okay fine bagi mereka yg dari kalangan orang berada, tp jangan menutup mata terhadap keluarga yg dr kalangan menengah?
untuk biaya seragam dan spp lalu uang saku harian  anaknya saja mereka sudah susah payah, malah-malah sekolah menganjurjan untuk turut serta dalam acara unfaedah ini !
Berasa di cekik biaya hidup, membengkak kebutuhan mereka, kan kasian.


SD SMP SMA juga sama
Seakan kurang afdol kalo nggak ada acara wisuda
Antara sekolah satu dengan sekolah lain bersaing nyewa gedung yg lebih bergengsi, mereka nggak mikir dari persaingan itu ada golongan yg di buat kesulitan.
"Bergengsi katanya", omong kosong macam apa ini? Saat sudah terjun ke dunia kerja tak ada sejarahnya kalian akan di interview dulu perayaan wisuda di gedung apa!

Mana perpisahan jaman dulu yg begitu keren dan jauh dari kata membosankan?
Pensi sekolah merangkap jadi satu acara perpisahan, para siswa bersaing dengan karya, berlatih tampil berani di depan umum, acara parade band, group vocal atau festival kesenian  yg menyenangkan?
Bukanya closing yg demikain lebih bermanfaat dan lebih berkesan?


Sekian

Senin, 14 Mei 2018

REMUK REDAM

Senin 15 mei 2017
Ada yg meledak di hari tersebut
Ada yg hancur luluh lantak pada hari itu
Bukan pearl harbour yg di bombardir saat perang dunia kedua
Bukan pula bom atom yg menghancurkan Hiroshima
Inilah cerita tentang seorang pria yang sedang berjalan di sebuah jalur yg tidak biasa di lewatinya
Kebiasaan indah yg menjadi sumber bahagianya itu tlah sirna
Berganti menjadi keheningan yg mencekam
Berubah menjadi kesepian yg suram
Konflik hidup tak pernah ada yg menyangka
Rahasia Tuhan tak pernah ada yg bisa memprediksinya
Flasback ke cerita sebelumnya
Mundur beberapa langkah sebelum tragedi itu menyapa.
........
Setelah resmi tidak berpacaran karna kesalah pahaman dan perbedaan yg tak bisa di toleran.

hari-hari berikutnya selama berbulan-bulan pesan dari mantan ku sering menghampiri
Kadang hanya basa-basi
Namun seringnya ujaran rindu untuk kembali
Penyesalan tentang hubungan yg dia akhiri.

Tak ada hasrat untuk membalas pesanya
Tak ada niat selain mengabaikanya
Karna bisa rusak niat move on jika nekat meresponya.

Awalnya niat itu berhasil tanpa cela
Tak ku balas satupun pesan yg masuk darinya

Namun siapa sangka setelah lebih dari 6 bulan mencoba sekuat tenaga melupakan seseorang yg membuat hati patah karna di tinggalkan
Malam itu pertahanan runtuh setelah mendengar kisah sedih dari orang yg sedang berusaha di lupakan.

Pesan singkat masuk tanpa basa basi posisi ku dimana ia tanyakan
Kalimatnya berujar ada banyak masalah yg ingin di bagikan.

kisah pahit menghipnotis ku untuk kembali perduli
pada objek yg tengah di perjuangkan agar masa lalu tsb tak lagi menghantui.

Tanpa pengaruh alkohol sepenuhnya aku sadar, dengan berempati terhadap apa yg baru aku dengarkan, itu artinya telah menggagalkan perjuangan melupakan yg lebih dari setengah tahun di usahakan.
Mission failed !


Sejak saat itu Komunikasi kembali di bangun
Niat pertemuan akhirnya terhimpun.
Hingga suatu ketika dua orang yg sama-sama terluka karna perbedaan di satukan kembali dengan rindu kian membara karena lama tak bersua.

Maka semenjak pertemuan itu, tlah di deklarasikan dua orang yg berstatus mantan tlah kembali berdekatan
Namun mereka berdua sadar akan sangat mustahil untuk balikan.

Hari-hari berikutnya kita sering bertemu
Di moment yg sebenarnya kurang perlu
Atau hanya ingin sekedar melepas rindu.

Hingga aku mendapat kenyamanan seperti dulu kala
Percobaan untuk melupakan seakan sia-sia.
Kembali aku terjebak dalam dilema di atas semua perbedaan yg ada
Yang ku tau saat di sampingnya aku merasa bahagia
Dan perasaan tersebut yg membiusku untuk bersikap masa bodoh terhadap semua keraguan yang ada.

Terlena dengan hubungan yg salah
Terjebak dalam perasaan yg selalu was-was
Bagaimana kelanjutannya?
Kedepanya akan seperti apa?
Arrrrggh

Tanpa ada rencana kesetiaan di masukan ke dalam hubungan yg tanpa tujuan
Ya mau gimana lagi toh pada dasarnya masih sayang.
Rasa peduli belum terlepas walaupun perjuangan sekuat tenaga untuk membuatnya hilang pernah di upayakan
Dan akhirnya di jawab dengan kegagalan.
                           .........................
"Malapetaka itu datang"
Saat sang pria tlah benar-benar kembali sayang dan nyaman.
Tapi sebaliknya orang yg menyeret ke lubang kesalahan tersebut justru mulai menghilang.
Kabar mulai terbata-bata
Rencana pertemuan selalu kandas
Di saat sudah mulai lagi merasa nyaman
Ia sering menghilang
Sulit di hubungi dengan alibi kesibukan
Tak gampang di temui karna jadwal ini itu yg tak bisa di tinggalkan.

Rindu naik ke permukaan
Namun Emosi mulai ikut memainkan peran

Adu mulut via telepon mulai sering terjadi
Karena seringnya ingkar janji

Sebenarnya aku sadar akan kekalahan dalam urusan posisi
Untuk marah apalagi mengekang aku sudah tak memiliki porsi.

Namun sakit hati terlanjur menjalar
Harga diriku tak terima di ajak terbang tinggi kemudian di jatuhkan
Perjuangan sekian lama rela ku gagalkan
Setelah mencoba kembali menetap malah di telantarkan.

Hingga pada suatu moment
Tepat setahun ini
Di saat hati ku sedang terluka bersamaan dengan fisik ku yg saat itu juga sedang tidak baik-baik saja.
Aku menemuinya di tempatnya berkerja
Berlandaskan rindu yg sudah berubah jadi emosi
Beralasan keperluan yg sudah tak bisa di kompromi.
Di tempat tersebut terjadi perang psychology
Ia keluar meminta pengertian meminta ku pergi
Aku bersikukuh bersama ambisi enggan beranjak sebelum di kembalikanya harga diri.

Ada yg membuat mulutku kelu dan kaku
Ada perasaan sakit yg hingga saat ini masih membatu
Yaitu ada seorang pria yg mendampinginya dalam proses aku menuntut hak ku.
Seorang pria baru !!!

Padahal yg menemaninya bertahun-tahun sedih bahagia siapa? Aku !

Setelah melewati proses yg alot akhirnya aku pergi
Dengan rasa sakit yg bertubi tubi
diam ku adalah kemurkaan terbesar
Hari itu aku sakit luar dalam
Tak ada air mata yg mewakili
Namun hingga saat ini moment tersebut masih terasa berduri.


Belum kelar
Tak perlu genap 24 jam kejadian tak mengenakan kembali datang
Masalah dari konflik berbeda menambah tumpukan beban
Sebuah persoalan ekonomi yg bersinggungan dengan sebuah instansi membuat kerumitan makin menjadi-jadi

Boooom hari itu aku tertawa
Tak terima di pecundangi dunia
Merasa tak adil dengan perlakuan semesta
AKU GILA

Memecahkan masalah yg begitu besar
Mengobati sakit sendirian
AKU BERANTAKAN

Yg lebih menyakitkan di hari itu aku masih berharap
Aku berimajinasi jikalau saja orang yg baru saja menghancurkan ku adalah yg menemani ku melewati ini semua, tentunya aku tetap kuat.

Tapi tidak, nyatanya hari itu aku tetap sendiri !
Kamis pagi 18 mei 2017.

Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri
Hari itu aku sibuk wara-wiri
Di mulai dengan beranjak dari atas pembaringan
Berangkat kerja untuk melanjutkan kehidupan
Menyelesaikan perkara ekonomi yg tak gampang
Pergi ke dokter karna jadwal kontrol yg mengharuskan
Benar-benar Hari ulang tahun yg sangat berkesan.

Dengan tertatih hari-hari berikutnya tetap ku jalani dengan iklas
Karena aku percaya doa dari ibuku juga mengucur deras
Terlebih lagi pada saat itu support dari teman-teman adalah hal yg sampai saat ini belum bisa aku balas.

Tanpa terasa sebulan berjalan permasalahan keuangan mulai terselesaikan
Rejeki yg sedikit namun berkah memudahkan beberapa urusan
Lalu sakit ku yg tadinya nyaris candu terhadap dokter dan obat-obatan akhirnya sembuh total.

Setelah berhasil melewati masa sulit aku tak langsung bangkit penuh semangat
Ada masa-masa dimana aku sering mengingat ke belakang dengan perasaan gelap yg mencekat.
Sering aku tertawa atas kegoblokan sendiri yg begitu mudahnya di rayu kembali
Benar-benar masa sulit !

tak pernah ada niat untuk mencoba melupakanya
mustahil untuk lupa atas sayatan belatinya.

Jika hikmah itu ada, maka aku percaya
Apabila Tuhan tak akan memberi cobaan melampaui batas kemampuan umatnya aku juga mengimaninya.

Tuhan masih sayang
Aku di beri banyak kesibukan dan berbagai kegiatan pelipur lara
Termasuk di gantikanya lara itu dengan pindahnya aku dalam berkerja
Alhamdulillah rejeki yg lebih mudah dari kerjaan sebelumnya.
Dan bagaimana dengan luka itu?
sudah tak sakit lagi 😊
Namun ada bekasnya masih terasa nyeri !

Tepat setahun ini kejadian itu semua sudah berlalu
Sedikit banyak aku sudah memulai menjalani kehidupan baru
Kehidupan yg jauh lebih baik daripada ketika mencoba kembali padamu
Namun kau justru melukai ku

Belum lama ini ketika bermain social media sesuatu aku temukan
Ada sebuah account bernama kan seseorang
Dengan profile picture berpasangan dengan sosok yg aku kenal
Iseng-iseng dan sedikit nekat aku membukanya dengan perasaan tak karuan
karna ternyata account tersebut adalah milik pacar dr mantan yg aku kisahkan.

berbekal skill stalking dewa ku untit postingan apa saja yg ia pajang
Ku amati foto dan status yg ia bagikan
Cukup lama aku scroll ke bawah dengan teliti dan lambat.

Dan beberapa fakta ku dapat atas apa yg aku lihat
Tanggal mereka pacaran ternyata bersamaan dengan saat ia mulai menghilang
Kemesraan mereka terjadi di masa aku merasa menjadi pecundang.
Bertamsya ke tempat wisata tepat di hari ulang tahun ku, 3 hari setelah malapetaka itu di mulai
Dan masih banyak lagi.

yg mana dari semua data yg ku dapat, benang merahnya apabila di tarik ke belakang akhirnya tercipta suatu kesimpulan.

"Ia pergi karna tlah menemukan yg baru
Bukan kesibukan yg mempersulit ku untuk memintanya bertemu".

semacam gayung bersambut kekacauan yg terjadi saat aku mengunjunginya ke tempat ia berkerja, di jadikanya alasan untuk benar-benar hilang dari kehidupanku.

Ia seakan menemukan kesempatan bagaimana cara menyingkarkanku tanpa rasa bersalah, karna sebenarnya tlah menemukan hal baru.

Dan setelah semua terlihat jelas dan gamblang
Akhinya nafas lega aku hembuskan
Terimakasih tlah turut ambil bagian atas kisah dan tantangan besar yg alhamdulillah semuanya berhasil aku patah kan !

Jangan berharap ada pesan moral
Ini bukan kisah motivasi yg ingin menuntut viral.

Dunia terlalu palsu karena hanya menampilkan kesuksesan
Hidup terlalu menjengkelkan karena jarang kisah gagal di angkat ke permukaan.

Banyak yang berusaha lalu gagal
Mencoba lagi, mengulangi lagi lalu gagal lagi.
Akhinya depresi .
Setelah sekuat tenaga dengan segala upaya namun malah kegagalan yg menjawab hasilnya, ada satu yg perlu di tambahkan dalam prinsip perjuangan.
Yaitu tentang keiklasan
Tidak semua yang kita mau dapat terwujud
Tidak semua yg kita inginkan akan tercapai
Maka iklas lah !
Bukanya menebar rasa pesimis
Namun idealisme tak akan tercapai sebelum seseorang berdamai dengan egonya sendiri !

Rabu, 25 April 2018

Hey April

Sudah mati rasa akan jenuh yg sering kali hadir tak kenal waktu
Dalam hal apapun, kapan pun, dan dimana pun!
Akhir-akhir ini karena tak kunjung datangnya sesuatu yg baru, sedikit banyak membuat ku mudah bosan dengan berbagai hal.
Tentang rentetan kegiatan yg sudah pernah di lakukan.
semacam hari ini merupakan replay dari hari kemarin,hanya saja berbeda tanggal.
seperti minggu lalu yg terulang.
Semuanya terasa hambar!
Ah biasa saja - sudah pernah - tak menarik - biar apa ?
Begitu pikiranku tatkala tengah mencari ide untuk melakukan sebuah aktivitas, namun belum sempat di laksanakan bayangan akan hasil yg tidak memuaskan menggenang ke permukaan.

Sebenarnya apa sih yg ingin di lakukan?
Piknik ke pegunungan?
Ah seragam !
Kini semuanya sok ingin jadi pecinta alam, foto di gardu pandang di beri gimmick lambang love sebagi objek sasaran.
Lalu upload di media sosial
Tak lupa turut serta pula caption bijak tidak nyambung dan copas yang sangat memuakan.

Laut? Ombak dan temaram yg di mimpikan banyak orang?
Sayang sekali secara geografis tempatku tinggal dengan samudra jauh terbentang.
Lagian malas juga jika niat hati ingin di peluk angin pantai
Namun yg di dapat justru riuh ramai wisatawan alay

Nongkrong di coffe shop?
Di era milenial sangat jarang tempat ngopi yg menjanjikan kenyamanan, apalagi untuk orang sepertiku yg kurang menyukai keramaian.
Rame yg bukan aku mau, kebisingan yg bukan kesukaanku.
Di kedai kopi zaman now umumnya para pengunjung terlalu sering melihat langsung hilir mudiknya para kaum penyembah eksistensi dalam berpose foto? Bukan kah tidak bagus untuk kesehatan?
Cara baru dalam bunuh diri kah ini?

Jalan-jalan di taman?
Apa yg membuatku harus mendekat ke suatu tempat yg bernama taman ini?
Suatu lokasi yg jika matahari tlah terbenam lalu bertransformasi menjadi wadah maksiat
Mabuknya para gondes karena salah pergaulan
Mesumnya para kaum yg tak bisa mengontrol isi selangkangan
Apakah ketika siang hari aku harus mengunjunginya? berteduh dan tertawa di bawah pohon dan di kelilingi bunga?
Bukan kah itu sangat india?
Aku tak semelankolis itu haha

Belanja di mall?
Di kota kecil ini tak ada mall
Lagian mau ngapain? Belanja kan bisa di pasar tradisional, distro andalan, swalayan, atau toko online.
Numpang foto di kaca toilet nya?
Makan di tempat bonafit lalu foto harus keliatan nama brand nya? Haha

Karaoke?
Suaraku jelek, lagian aku mati gaya kalau nyanyi tanpa pegang gitar.
Sama cewe pemandu lagunya dong !
Merasa beruntung bukan orang yg berduit sekaligus tak menyukai hal semacam itu.

Mancing?
Aku bukan orang yg lihai bermain dengan kesabaran

Renang?
Musim dingin!
Aku takut tenggelam
Tenggelam dalam kenangan
Kenangan bersama mantan

Baca buku?
Kegiatan yg membutuhkan mood positif
Kharam jika melakukannya ketika gundah gulana.
Karena tak akan ada manfaat yg bisa di ambil darinya.
Kondisi batin berpengaruh besar dalam penggambaran imajinasi dan penangkapan substansi yg ingin di suarakan rangkaian kata dalam tumpukan lembaran.


Pacaran !
Itu zina, dosa ! Wkwk
Pria kesepian yg membela diri dengan alibi
Yg di suka masih punya orang
Yg lumayan belum begitu kenal
Tak pernah terfikir sebenarnya sangat bisa hanya untuk status pacaran lalu cari asal-asalan?
Gila ! Bukan lagi remaja yg siap di patah dan mematahkan
Ngeri juga kan berpasangan namun tak berperasaan
Apalagi sudah di fase usia pernikahan, bukan kah mengerikan berpasangan dengan orang yg tidak kita sayang?

Ngaji?
Hahahaha


((((((Astaghfirullah)))))



Apabila ada yg menuduh tak ada uang, akan sangat baik bila ada waktu ku ajak duduk bersama orang-orang seperti itu
Bukan sok kaya, namun perlu di beri pengertian bahwasanya memiliki uang dalam usia yg bukan remaja itu cuma titik aman, bukan termasuk kepemilikan mutlak,karena dalam waktu dekat mau tidak mau akan ada pengeluaran lumayan besar (mendekati pernikahan) hehe
calonya mana? DIAM !
Apalagi ada usaha berdikari yg ingin di dirikan
Ada banyak mimpi yg harus di wujudkan.

 ``````````````````````````````````````````````````````


Apalagi ya? Hmmmmm

kopi?

Yap kopi !
Aku dan kopi adalah sahabat
Ketika pagi ia meminta untuk aku meraciknya.
dan ketika sore seberes kerja, aku bersama mengajak jenuh sedikit memaksa untuk menyeduhnya.
Aku kopi dan teman - teman
----
Ketika malam tiba teman-teman datang untuk kembali menceritakan hal yg sama
Saling berbagi pengalaman yg tak jauh berbeda dari sebelumnya.
Kami menertawakan ironinya hidup ini,
Merenungi, dan esoknya kami tau semua itu akan terulang kembali

Menonton ratusan film dari berbagai genre hingga kantuk tiba lalu bubar untuk beranjak ke alam mimpi, sembari mempersiapkan hari yg perputarannya akan sama kembali
HAH !!!!!!

Terlampau sering ngumpul bareng sahabat ya bosan juga!
(Hey tapi tunggu dulu !!!!)
Tanpa mereka yg setia jenuh berjamaah mau jadi apa aku ini?
Robot yg menunggu mati?

Jalani saja
Apa yg sedang kami hadapi ternyata begitu gampang jika bersukur begitu banyak di luar sana yg bersinggungan dengan masalah hidup yg besar
Akhirukalam
Dengan merasa "kok gini-gini aja" sudah cukup sebagai awal pembaharuan, langkah pertama untuk sesuatu yg baru dan lebih besar
tak ada yg instan, proses akan membentuknya
Dengan besarnya upaya dan kumpulan tekad yg ada, lambat laun keadaan ini akan lekas berubah
Ke arah yg lebih baik tentunya
Ke suatu masa dimana aku dan kalian akan di tarik dalam tawa bahagia
Sembari bergumam ini toh jawaban dari semua kejenuhan


Kamis, 01 Maret 2018

IQRA' MILEA !

Bulan kemarin tengah rame film dilan, ada satu adegan dimana dilan memberikan undangan kepada milea, dengan gaya yg slengean berbalut gombalan anti mainstrream khas sosok dilan itu sendiri, yg menyuruh milea untuk membaca undangan tsb.
dalam suatu scene dilan dan temanya piyan tengah nekad berkunjung ke rumah milea, padahal sebelumnya milea mencegahnya untuk datang, dan bukan dilan namanya jika visi yg ia agendakan tidak di laksanakan.
di tengah kekagetan milea yg menghadapi kenyataan bahwa dilan benar-benar datang si dilan justru memberikan sebuah amplop yg di sertai kalimat perintah untuk membaca isi amplop tersebut dengan kalimat rangkaian kalimat konyol dan nyentrik . begitu ringkas ceritanya.

karena unik dan ku rasa kalimat yg dilan lontarkan ada hubungan dengan tema tulisan kali ini, maka ku buat saja sebagai kepala judul judul postingan.

Iqra' adalah bahasa arab yg artinya baca, dan adalah wahyu pertama Allah swt  dalam kitab suci Al-qur'an yg di sampaikan bukan via pos atau paket kilat seperti zaman sekarang, melainkan melalui malaikat jibril sebagai sprinter dari sang Maha besar.

Sedemikian penting kah membaca hingga menjadi perintah  Allah yg pertama?
tentu saja jawabanya iya, karena alam raya ini laksana perpustakaan ilahi yg harus di pelajari dan menjadi alternatif paling mudah untuk mengenalnya adalah dengan membaca.

jika di lihat dari luar sebagai negara yg mayoritas penduduknya adalah muslim, apabila semua masyarakatnya melaksanakan perintah Allah dalam  ayat pertama wahyu yg di turunkan, seharusnya minat baca orang Indonesia adalah tertinggi di dunia, , namun sangat di sayangkan dalam prakteknya kita adalah bangsa yg rendah sekali dalam hal membaca.
bahkan untuk tingkat Asia Tenggara kita masih kalah dengan singapura, apalagi dengan jepang yg mana budaya membaca disana sudah di tanam kan sejak dini. 
menurut data yg di rilis oleh UNESCO, minat baca orang Indonesia hanyalah 0,001%.
itu artinya dari 1000 orang Indonesia cuma 1 orang yg rajin membaca, miris !

Padahal manfaat membaca sendiri begitu banyak, dan yg paling vital efek positif dr membaca adalah meningkatnya sumber daya manusia, dalam suatu negara apabila masyarakatnya memiliki antusias membaca yg tinggi, itu berpengaruh pada kinerja dan produktifitas negara tersebut dalam persaingan global dalam hal apapun di masa sekarang dan masa depan

Pemerintah sendiri sebenarnya sudah begitu gencar dalam kampanye budaya membaca ini, namun entah mengapa hingga saat ini  belum ada hasil yg optimal.
para relawan penggiat literasi juga tlah tumbuh kian banyak, tapi sayang sekali masih belum bisa mencangkup semua elemen masyarakat, mungkin karna saking banyaknya penduduk kita yg tidak sebanding dengan para penggiat minat baca.

saya sebagai salah satu orang yg mempunyai hobi membaca, walaupun belum banyak koleksi buku yg saya baca dan yg saya punya, namun saya bermimpi suatu hari nanti minat baca orang indonesia akan meningkat dan menjadikan membaca sebagai candu bertransformasi menjadi kebiasaan lalu di amini bersama sebagai kebudayaan.

dan di tengah derasnya perkembangan informasi melalui internet , media sosial sebenarnya bisa menjadi alternatif untuk banyak orang bertransformasi menjadi penyuka rangkaian aksara.
namun sangat di sayangkan masih sangat sedikit yg tergerak hatinya, kebanyakan menjadikan internet sebagai hiburan semata tanpa mau menggali manfaat lebih dalam termasuk edukasi di dalamnya.
game menjadi yg paling populer dalam penggunaan gadget masa kini, platform semacam instagram paling di gandrungi sebagai penyaluran eksistensi.
sebenarnya tidak ada yg salah dari itu semua, toh kita semua butuh hiburan.
namun kadang beberapa orang melakukan kesenanganya secara berlebihan, bahkan menempatkan hiburan sebagai kebutuhan, tanpa ada manfaat positif yg benar-benar ada di dalamnya.

jika di rasa rezeki tengah lebih saya selalu meluangkan waktu dan menyisihkan uang untuk membeli buku, selain untuk diri sendiri saya berharap orang-orang di sekitar saya yg berstatus pemula bahkan tak ada basic suka membaca juga mendapatkan fasilitas gratis akses mereka kepada buku, dengan tidak mengeluarkan uang untuk membaca saya rasa itu adalah pintu gerbang paling realistis untuk menyeret mereka masuk ke dalamnya.

baca tentang apapun yg di sukai, bidang yg paling di minati.
dari yg ringan seperti novel dan komik terlebih dahulu, tak usah malu membaca buku yg di anggap receh oleh sebagian kalangan, yg penting fondasi untuk membaca rangkaian aksara terbentuk dulu.
biarkan imajinasi bermain, nggak perlu lama beberapa lembar saja minimal buat dirimu masuk ke dalam cerita, lalu tunggu dimana rasa candu itu datang, efek positif dari membaca kelihatan dan setelahnya semuanya akan terasa menyenangkan.

jika di lihat minat baca telah tumbuh lakukanlah langkah perubahan agar berkembang, yg tadinya novel lanjut ke bidang lain, buka diri untuk hal baru, ada presentase besar seseorang akan menyukai hal yg sebenarnya menarik jika sudah paham apa yg sebelumnya tidak ia ketahui.
baca sastra, buku filsafat, tentang politik, konspirasi, sejarah dan buka lebar semua genre untuk memeluk imajinasi yg tanpa batas.

mainlah ke rumah nanti ku traktir buku bagus
kita diskusi banyak hal, ngopi dan menertawakan diri sendiri.
salam literasi dari pemimpi kecil yg terobsesi menyelamatkan planet bumi.


Senin, 19 Februari 2018

FEBRUARI DAN PACAR ORANG


Bagi jiwa-jiwa yang sudah terbiasa terluka
menyembuhkan cidera bukanlah hal tersulitnya
namun harus membuka hati kembali
merintis siklus yg sama kembali
memperkenalkan diri lagi
dan beradaptasi lagi

itulah hal tersulitnya
melelahkan dan membosankan sekali.

iya itu yg aku rasa kan tatkala harus berpisah dengan orang yg pernah ku ajak kondangan bareng, namun gagal bikin undangan bareng.
butuh waktu tidak sebentar untuk melupakanya, hingga aku menyerah untuk mencapai titik berat tersebut, karna itu sangat mustahil bagi manusia mana pun, untuk melupakan kenangan indah itu tidak mudah.
dan realistis saja akhirnya yang bisa  lakukan hanya lah tidak memikirkanya.

waktu membawa ku berpetualang ke beberapa hati yg niat nya ingin ku jadikan penggantinya, tapi fakta di lapangan tdak mudah seperti teori duduk sembari ngopi, yg sering ku dendangkan bersama teman-teman haha
mungkin yg membuat proses pencarian ini terasa sulit karena cermin sebagai alat rfeleksi sekaligus  intropeksi aku abaiakan.
kadang selera ku ketinggian dan bisa di bilang sedikit tidak wajar haha.
apalagi usia segini yg memang relasi semakin menyempit dan waktu luang jarang di temukan.

lalu aku mulai terbiasa sendiri, pencarian atas pasangan hanyalah sampingan di dalam kegiatan ku mencari uang.
memang di bandingkan waktu dulu, sekarang aku adalah orang yg lebih sibuk.
faktor usia menjadi pengaruh besar, apalagi peluang atas rejeki bisa di katakan sedang lumayan lancar.

hingga takdir membawaku kembali ke relasi lama, seorang kenalan yg pernah aku jadikan target sasaran, yg dulu tak sempat dekat, tiba - tiba hari itu entah bagaimana ceritanya saling berbalas pesan terbuat.

singkat cerita aku memantabkan rasa, dengan ingin kenal lebih jauh tentang dirinya.
sok perhatian dan beragam modus ku lakukan untuknya.
mulai dari gaya pedekate klise jaman dulu yg cupu, atau menggunakan gaya ku yg cenderung menyukai sastra dalam mengungkapkan rasa.

namun pada akhirnya suatu info ku temukan, bahwa ternyata dia tlah memiliki pacar.
sumpah aku sempat lemas dan ingin menyerah, tapi kalo aku mundur sebelum perang sama saja aku pecundang, atau lebih tepatnya sudah kepalang basah maka mandi sekalian.

lalu lahir lah sebuah pembelaan, yg sering di lakukan orang-orang khilaf untuk menutupi aibnya apa bila salah langkah : alah baru pacar, begitu menurutku waktu itu haha
maju terus saja, cari celah untuk masuk, tinggal lah sedikit lebih lama, dan apabila dia putus dengan pacarnya setidaknya aku tidak keduluan yg lain, apabila perjuanganku ini di anggap sayembara.

kami terus kontak, dan ku rasa saat itu bisa di kata kan cukup dekat, enggak tau kalo menurut dia
dan ku rasa ku tlah jatuh cinta, enggak peduli dia kepadaku gimana rasanya

yg ku kecewa dari kedekatan ini hanya lah jarak.
fyi : dia adalah seorang fighter yg tengah berkerja di kota bengawan

kadang aku rindu untuk bertemu, tapi sayang seringkali jarak dan waktu tak bisa di ajak kerja sama.
terhalang oleh jarak  membuat ruang gerak ku menjadi terbatas, sekedar untuk membangun relasi secara nyata dengan berbincang langsung itu tidak mudah.
karena pada dasarnya prinsipku yaitu hanya dengan action di dunia nyata maka chemistry denganya menjadi tercipta.
maka saat dia tengah pulang dengan sangat sigap segala rayuan ku coba kerahkan, untuk sesaat saja agar aku bisa bertatap denganya, dan benar saat bertemu aku semakin cinta haha






lambat laun di saat rasa ini tumbuh berkembang, suatu malam secara terang-terangan aku mengungkapkan rasa, bahwa kau tertarik kepadanya.
tentunya tanpa meminta nya untuk menjawab, aku hanya sekedar bilang.
entah kenapa waktu itu hal semacam itu ku lakukan.

dari sikap dan pernyataan yg sudah aku tunjukan, maka suatu status alami lahir di tengah hubungan ini, yaitu friendzone.
aku pernah bilang kepadanya, jika di hari depan dia tak berhasil ku dapatkan, maka dengan segala kedewasaan akan aku terima dengan lapang dada, dan tidak akan ada kecewa yg menimbulkan lara dan berefek permusuhan.

tapi dengan segala hormat aku tetap menghargai cowonya, aku tak pernah ada niat untuk merusak hubungan mereka, biar dia saja menjalaninya dengan senatural mungkin.
apabila dia dan cowo nya tak berjodoh kan berati Tuhan memberikan ku peluang haha

namun rasa itu tentang perasaan, tak bisa di bohongi, lambat laun aku makin sayang.
dan entah kenapa mulai ada rasa cemburu yg kian mengendap.
aku mulai gundah saat ia tak membalas pesan, aku bersedih ketika apa yg aku sampaikan di abaiakan.

padahal jika di runut dari awal, aku sama sekali tak berhak untuk mempunyai rasa itu.
tapi lagi-lagi bahwasanya cinta  mematikan nalar.
dalam perjalananya sengaja aku tahan cinta yg betepuk sebelah tangan, namanya juga perjuangan.

dan tanpa mengesampingkan segala kekurangan pada diri ku sendiri, akhirnya aku goyah, di suatu hari komitmen ku untuk tidak kecewa mulai tumpah.

ada suatu masa dimana kehidupan sosial ku sedang tidak baik-baik saja, dan di waktu yg sama aku juga harus terus memperjuangkan ego ku untuk mebangun fondas usaha mendapatkanya.
di waktu yg bersamaan otomatis akhirnya aku menjalankan dua peran, aku tetap mencoba mengaspresiasi yg ia lakukan, menjadi pendengar ada kendala apa dalam kehidupanya, dengan harapan semoga saja aku bisa berkontribusu membantu setiap masalah nya.

ternyata pekerjaan yg dobel itu tidak mudah di jalani, aku juga tengah di rundung masalah dalam tengah pekerjaan yg benar-benar lelah.
lalu aku berharap dia sedikit cemas dengan apa yg tengah aku rasakan, aku butuh support dari orang yg aku sayang, karna  sepertinya hanya itu yg bisa membangkitkan gairah positifku untuk melawan kerasnya kehidupan.

tapi apa daya, ia tak peka terhadap apa yg aku rasa, aku pancing lewat sosial media dia tetap diam saja, karena untuk bicara mengeluh langsung aku sadar akan posisi ku.
faktanya rasa yg ia punya tak sama dengan yg aku beri kan kepadanya, ia masa bodoh dengan yg aku alami, dia acuh terhadap masalah yg sedang aku hadapi.
benturan dua rasa rasa tersebut membuatku murka, aku kata kan semua keluh kesah ku kepada nya, akhirnya terbongkar bahwa pertahanan ku  sebenarnya sudah rapuh sejak dulu.

dan di waktu yg bersamaan, aku sadar bahwa apa yg aku katakan kepadanya adalah salah.
karna posisi aku dan dia berbeda, dan rasa ku kepadanya adalah tak sama.
aku menyesal tlah berbuat demikian, tapi di sisi lain kondisi ku yg tengah rapuh tak bisa menerima karena aku berprasangka bahwa aku di rendahkan.
mungkin sebenarnya tidak demikian, tapi saat itu kondisi ku tengah kacau.


sejak hari itu aku menjauh, mencoba bersikap sama seperti yg ia lakukan , yaitu biasa saja.
bukan berarti tak lagi sayang, hanya saja aku bermain aman untuk tidak terus terluka dalam keadaan yg tidak imbang.
di balik layar aku masih mengharapkanya, dari jauh doa ku masih tentang nama nya.
kadang saat melihat lini masa sosmed tentang dia, yg sepertinya tengah bersedih, aku ingin ada, bahkan aku ingin datang, tapi aku lebih memilih diam, untuk menjaga perasaan ku sendiri agar tak terluka, karena aku trauma merasa di abaikan.
...............





hingga tiba dimana hari aku dengar  bahwa dia akan pulang.
harap-harap cemas aku bersiap menyambutnya, karna aku merasa yakin dengan bertatap muka aku lebih di hargai, aku menyangka bisa menunjukan dominasi ku sebagai seoarang lelaki.

aku berandai-andai mengatur jadwal, membuat planing dadakan yg menurutku akan berhasil jika aku tawarkan.

senin malam saat sedang lembur berkerja, kabar darinya datang, bahwa ia tlah tiba.
aku bahagia sekaligus deg-deg kan, karena hanya 2 hari bisa dirumah, begitu katanya.
bagaimana tidak, posisi ku saat itu tengah ada deadline pekerjaan, yg apabila di selesaikan malam itu juga tak akan kelar, yg artinya kesempatanku untuk besok bisa menemuinya akan hilang.

alih alih mencari alasan untuk libur esok hari, malah sebelum mata terpejam aku mendapat info menyebalkan, bahwa pekerjaan ku yang begitu banyak harus secepatnya di selesai kan.
seakan mempertegas bahwa hari pertama dia di rumah adalah kesialan ku, karena tidak akan dapat menemuinya.
bagi nya mungkin tak apa, bukan soal dan biasa saja, tapi bagi ku yg tengah jatuh hati, ini adalah bencana !

pagi hari aku bahagia, mendapat kabar dari mu yg sepertinya begitu ceria tatkala berada di tanah kelahiran, tapi di sudut bumi lain aku tengah bersedih, karna hari itu denganmu aku tak bisa jumpa.
dan pada akhirnya dalam perjalanan berangkat kerja hanya gelisah yg menjadi teman.



dalam perjalanan imajinasiku ngelantur, nulis seakan akan kamu adalah milik ku haha




di tengah pekerjaan aku mencoba mencari kabar tentang apa yg dia lakukan, sama seperti biasanya dia mebalas datar.
ku coba menawarkan esoknya untuk jalan-jalan, namun dengan berbagai alasan di tolak secara halus dan rasional.

mungkin tempatnya kurang menarik dan beberapa faktor tidak mebuatnya tergiur untuk tertarik.
dalam perjalanan pulang  ku berfikir keras, bagaimana cara agar aku bisa bertemu denganya, membangun chemistry seperti tujuan awal ku, tak apa kau denganya, asal bisa jalan denganya sekali saja aku bisa sedikit bernafas lega, melepaskan keraguan bahwa apa yg selama ini ku lakukan tak sia-sia.

sudah aku niat kan tak lagi berharap lebih, sudah ku pelajari skema agar  konsisten tidak terbawa perasaan yg kurang jernih.

nyaris tengah malam aku sampai rumah, namun baru berapa opsi yg aku ajukan darinya belum ada kesepakatan.
bahkan sepertinya sudah di abaikan, karna aku melihat kolom chat nya masih online, namun pesan yg aku kirim tak kunjung berubah menjadi  centang dua biru hehe.

hingga pukul satu aku masih bingung, namun ada optimisme bahwa besoknya sebelum dia kembali berangkat ke kota tempat ia bekerja, aku yakin dia akan mengiyakan ajakan ku.

lalu ku kemas perlengkapan yg kiranya besok akan dibawa sebelum tidur, berdiri di depan cermin dan memutuskan si kumis tipis juga harus di cukur.

jam 5 pagi alarm yg sengaja ku setel lebih awal berbunyi.
setelah sholat dan berdoa agar keinginan ku di kabulkan, seperti biasa aku ngopi sembari menanti mentari, sekaligus menunggu kabar darimu untuk konfirmasi.
sebenarnya yg aku sendiri masih begitu ragu, atas apa yg aku yakini bahwa dia akan mau.

hingga pukul tujuh pesan ku belum di baca olehnya, mungkin masih tidur karena kemaren setelah melepas rindu dengan keluarganya ia kecapean, pikir ku hehe

dengan sedikit optmisme yg berlebihan tepat pukul delapan aku memutuskan untuk mandi dan bersiap-siap, bodo amat tentang keputusan, yg penting usaha nya dulu, ujarku dalam hati dengan getir.

ibu yg tengah melihat aku mengepak beberapa barang pasti mengira aku akan berangkat bekerja, lantas ia menyiapkan sarapan.
aku tolak karena ada harapan jika dia bersedia jalan denganku, maka makan bersama mu pasti lebih spesial.
oh iya, hari itu aku ijin untuk libur, selain sudah tak lagi ada pekerjaan yg urgent, aku juga tak ingin jika tidak memberi tau akan berpergian, takutnya di tengah perjalanan di telpon untuk urusan pekerjaan.

pukul sembilan saat acara tv tengah menonton aku yg sedang memain kan pola layar gadget, datang lah pesan dari nya.
mengabarkan bahwa baru saja terbangun.
oke tak apa pikirku, toh hak dia juga mau bangun jam berapa pun.

pesan ku semalam akhirnya tenggelam oleh basa basi pagi.
akhirnya ku ajukan penawaran lagi, dan dia belum bisa memastikan karna masih ada beberapa urusan yg harus di selesaikan.

aku hanya tak ingin memaksa, maka aku sudahi proposal yg tidak resmi itu.
dia pergi meninggalkan ku yg tengah tersenyum sumringah kagum atas perilaku semesta yg semena-mena.

aku menunggunya merampungkan segala urusanya, dengan berharap setelah itu aku terlihat, nampak di matanya dan di lihat oleh hatinya.

satu jam kemudian ia tetap tanpa kabar, dan aku yg sudah mandi dan ganti baju akhirnya ketiduran.


dua jam setelahnya aku terbangun, melihat beberapa notif yg ternyata tak ada namanya.
aku baik-baik saja, karena sadar di pertengahan hari hanya sedikit waktunya dirumah  yg tersisa.

satu jam kemudian aku melihat bahwa pesan terakhirku telah bercentang dua biru, namun tanpa balsan yg membuat ku tersenyum  penuh haru.

pikir ku mungkin ia telah kembali berangkat, meninggalkan ku yg terpana terhadap kebodohan ku sendiri, bahwa kesalahan lama tlah aku ulangi.
kesimpulanya berharap lebih namun tak terlaksana hanya lahir sakit hati.

dia tidak bersalah, sama sekali tidak.
ini hanya tentang kekecewaan pada diri sendiri.
dari ambisi ku untuk memiliki atau berharap sesuatu  yg bukan hak ku.

lantas aku berfikir, kenapa lagi-lagi aku di abaikan?
aku mendapatkan jawaban seperti kejadian dulu, bahwasanya rasaku dan rasanya tidak sama.
aku hanya di anggap sebagai temanya, sedang aku malah sudah bercerita kepada ibuku bahwa aku tengah jatuh cinta
gila? IYA !

aku menghargai penolakanya yg mengabaikan ku, mungkin ia sedang menjaga martabatnya di hadapan pacarnya, kalo dia mau walau sekedar jalan mungkin dia berpikir akan menghianati pasanganya.


tak ada lagi luka yg berlebihan, hanya sedikt perih namun aku yakin akan lekas sembuh.
karna aku sadar bahwa selama ini dan semua ini adalah murni kesalahan ku.











HATI-HATI DI JALAN
BAIK BAIK DISITU
                


            wonosobo 28 februari 2018





















Rabu, 31 Januari 2018

Pendidikan itu tidak penting

Butuh sebuah clickbait untuk menggaet antusias netizen agar menjadi reader dari artikel ini, tak apalah kadang hidup memang perlu Gimmick hehehe


Ngapain sekolah tinggi-tinggi? palingan ngga ada yg ke pakai, di kehidupan nyata kita tidak akan menerapkan rumus-rumus fisika yg begitu ruwet, tak akan juga menggunakan teori-teori omong kosong dari beragam pelajaran di sekolah.
pelajaran-pelajaran tersebut hanya berguna untuk nilai semata, kepuasan angka dalam rapot yg begitu fana.
Apa bisa menjamin yg nilai matematika nya bagus bakalan berpenghasilan gede nanti nya? tidak kan?
pada pokok intinya ilmu matematika hanya bermanfaat saat ngitung duit, selebihnya hanya buang-buang waktu dalam mempelajari dari tiap bab nya, karna saat masuk dunia kerja yg notabenya banyak pekerjaan dan bahkan mayoritas pekerjaan tidak bersinggungan secara langsung dengan angka.

Saat beranjak dewasa saya semakin sadar bahwa dalam prakteknya ilmu yg kita dapat dr bangku sekolah sangat minim berfaedah secara langsung di dunia nyata atau Real world.
contoh sederhana saat naik sepeda motor, kecepatan dan reflek terhadap tikungan tanjakan dan turunan pada dasarnya sudah di miliki manusia pada instingnya, tak memerlukan rumus tekanan benda gerak dan mempertimbangkan kecepatan dan hal bertele-tele lainya .

dan masih banyak lagi kegiatan sehari-hari maupun pekerjaan yg mengabaikan teori omong kosong dalam pelajaran sekolah.

Wujud nyata yg keliatan dan di kejar dari pendidikan sebenarnya hanyalah ijazah, sebagai jembatan ke dunia kerja agar lebih mudah.
karena tanpa bisa di sangkal ijazah dan gelar memang sangat mendobrak seseorang untuk mendapat pekerjaan yg di inginkanya. walaupun tidak semua.

di Indonesia sendiri masih ada aspek lain yg perlu di perhatikan apabila ingin mendpatkan pekerjaan apalagi pada posisi yg strategis, orang dalam yg menggaet sanak familinya untuk mengikuti jejak saudaranya dengan cara curang alias tidak selektif, tanpa intregitas dan sangat tentu mengandung keraguan kualitas !
.

Namun kembali ke pembagian rejeki dari sang pencipta, apa iya yg tidak sekolah selalu kalah dalam hal gaji atau bayaran dengan mereka yg mengenyang pendidikan?
tidak juga, sudah banyak contoh sukses yg di lakukan oleh orang-orang non pelajar, bahkan merekea mempekerjakan orang-orang terpelajar?
mengapa bisa demikian?
tentu ada kerja keras yg berlipat ganda dr para pelaku sukses tersebut, karena untuk mengandalkan gelar mereka tak punya , lalu mereka mandiri  ber-wira swasta, dengan perjuangan yg tidak mudah dan di ridhoi oleh Tuhan di kancarkanlah urusanya dalam usaha yg ia kelola.

Lantas apa sia-sia perjuangan kita dalam belajar bertahun tahun di bangku sekolah? semua ilmu yg kita pelajari, tugas yg di kerjakan, ujian yg di perjuangkan dan biaya yg di pertaruhkan hanya untuk sesuatu yg tidak ada manfaatnya?


Jangan pesimistis, saya sebagai orang islam selalu percaya dan wajib yakin dengan sabda junjunganya, nabi pernah berkata  " menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim ".

Pendidikan, penting karena pada dasarnya kita sebagai manusia sudah dibekali instrumen untuk melakukan proses pembelajaran, yaitu otak 
dan pendidikan disini sangat luas cakupannya, tidak melulu harus dibangku sekolah atau kuliah, memang pada dasarnya jika seseorang menempuh pendidikan lebih tinggi, maka ia dianggap oleh masyarakat sebagai sosok terdidik, dan mendapatkan kedudukan serta kehormatan tersendiri di lingkungan sosialnya
namun yang membuat hal tersebut berbeda adalah bukan panjangnya gelar seseorang tsb melainkan pola pikirnya.
Kualitas individu terdidik tersebut diukur dari banyak barometer, akan sangat memuakkan kalo dijabarkan semua satu persatu dalam tulisan singkat ini, tapi seperti kata rasullullah saw, bahwa sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama inilah yang akan menjadi tolak ukur sempurna tentang kualitas manusia terdidik tsb, yang pada dasarnya adalah seberapa luas kebermanfaatan ilmu yang disebarkan atau dimanfaatkan umat dari individu tersebut, yang didasari dengan pengetahuan akan ke Tuhanan. 
Dengan begitu kebermanfaatannya akan menjadi lebih lengkap, bandingkan dg para koruptor yg berpendidikan tinggi tp ilmu keTuhanannya lemah, beriman tipis, gampang digoda dan terperdaya, kalau dia punya kepintaran, kepintaran itu tidak lain hanya untuk membodohi masyarakatnya.
Dan disini ilmu ke Tuhanan itu mutlak diperlukan oleh semua makhluk yang mengaku dirinya manusia, baik yg terdidik maupun yang belum. 
Asistem pendidikan kita bermasalah karena mereka mencetak generasi dengan birokrasi kaku dan bisa dikatakan tidak tepat sasaran, bayangkan kalau tolak ukur kepandaian hanya dari mapel matematika atau sains, betapa bodohnya anak dengan kemampuan seni yang unggul jika hanya diukur dengan nilai kumulatif yg dominan  berasal dari mapel eksak, sains atau bahkan bahasa tanpa mengikut sertakan kemampuan seni nya.
seperti monyet yang dilatih untuk terbang atau gajah untuk memanjat.
jadi, pendidikan itu penting, tapi ngga melulu dr bangku formal, akan lebih baik jika pendidikan itu dimulai dr pengetahuan tentang ke Tuhanan agar nantinya seseorang dapat membatasi dirinya dari hal yang dilarang Tuhannya.
Dan generasi perempuan sholikhah ada dibalik maju dan berkembangnya generasi selanjutnya, al ummu madrasatul al uula, ibu adalah madrasah pertama anak anaknya, dan kesuksesan terbesar seseorang adalah jika apa yang dilakukannya bisa membuat orang lain meniru apa yang ia perbuat, bisa kemaksiatan bisa kebaikan, karena prinsip pendidikan adalah untuk menjadikan manusia sesuai dengan apa yang didisainkan Tuhan untuknya
.
Sekali lagi dan perlu di garis bawahi bahwasanya tujuan dari pendidikan tak melulu soal uang.
jika sekolah hanya untuk duit, cari kerja saja dari sejak masih bocah ingusan,jangan pernah sekolah.

Bukan tentang pelajaranya apa yg akan ke pake apa enggak, namun koneksi dan relasi, cara berpikir, wawasan dll, yg akan di gunakan di hari depan, dan semua itu di dapat di bangku sekolah.

yang nggak bisa sekolah tinggi jangan berkecil hati, di luar pendidikan formal masih banyak yg bisa di pelajari, tentang interaksi dengan banyak orang juga merupakan ilmu yg di dapat secara tidak langsung, dari obrolan-obrolan, pengalaman hidup semua itu juga ilmu.
banyak baca buku  dan hal-hal bermanfaat di smartphone, di mulai dari apa yg di sukai lalu merembet  ke hal-hal yg semestinya perlu di ketahui, perbanyak menonton acara berkualitas, comedy cerdas, film dengan pesan moral dan ilmu pengetahuan, lakukan berulang, dan secara tidak sadar perjalanan hidup ini adalah sebuah pembelajaran.


dan yg masih bersikeras mengatakan pendidikan itu tidak penting lantas kenapa orang tua berkerja keras untuk menyekolahkan anaknya, dan jika suatu hari nanti kamu punya anak dan menganggap pendidikan itu tidak penting akan kah seseorang yg kolot tersebut akan bersikeras beranggapan bahwa pendidikan itu tidak penting dan tak akan memasukan anaknya ke dunia pendidikan? 

tulisan kali ini sedikit melenceng dari deskripsi blogg, yg awalnya tak pernah ada manfaatnya dan kebanyakan malah curcol, maka untuk kali ini besar harapan akan membakar api semangat banyak orang

terimakasih dan tidak butuh viral !

Minggu, 31 Desember 2017

Tahun Baru : Satu Event Sejuta Alibi

Happy new year

Kemana acara tahun baru kemarin? 
pantai? gunung? ke mall? ke pusat kota menyaksikan kemeriahan kembang api? berkumpul dengan teman-teman  menyeduh kopi? bakaran ayam yg sudah tak banyak peminatnya lagi? mungkinkah hanya membusuk di dalam kamar yg di banggakan sebagai tempat paling nyaman di dunia ini?  atau justru sibuk dengan urusan kerja atau duniawi? 

Dari sekian banyak pilihan untuk menikmati malam pergantian tahun, pasti selalu ada orang yg sok bijak yg mengatakan bahwa perayaan tahun baru nggak ada faedahnya.
mari kita bedah alibi receh mereka yg sok suci itu hahaha

Siapa yg bilang demikian? remaja nakal yg masih sekolah?  atau pemuda yg belum menikah?
jika yg mengatakan adalah kategori orang seperti di atas, sudah sangat jelas bahwa pembelaanya adalah omong kosong samata, dia hanya sedang menutupi kesedihan yg ia derita, karena lagi-lagi menjadi pecundang dari tahun ke tahun dengan nasib yg sama!
karena sebagai seorang pemuda yg idealisme dan ego sedang tinggi-tingginya, merayakan pergantian tahun itu lumayan penting, dan sudut pandang yg demikian adalah yg paling bijaksana :)

Ingin ke pantai atau gunung namun budget minim, lalu nyinyir di medsos mengatakan bahwa merayakan tahun baru adalah kharam, budaya barat dll, namun waktu valentine dan kebetulan pas punya pacar+lagi ada duit lalu ngasih colat ke pacarnya hahaha.
DOUBLE STANDAR !!

Ingin keluar ke pusat kota bareng teman atau pacarnya nongkrong di coffeshop ata taman kota, namun tak mendapat ijin dari orang tua? lalu karena iri dengan mereka yg bisa menikmati euforia, ia lantas mengatakan bahwa tahun baru itu sangat dekat dengan zina! hahaha
hidup itu kompleks, permasalahanya bukan cuma tentang keribetan hidup satu orang, kalo semua mau di pukul rata, lantas mereka yg keluar tahun baru dengan keluarga kecilnya apakah mereka itu mendekati zina? 
padahal niatnya mulia, setelah sekian lama sibuk dan penat dengan urusan kerja, mereka ingin membangun equality time dengan orang-orang yg tersayang, namun dengan seenaknya para looser nge-judge bahwa ini itu, kalo gini gitu ! bangsat!
yg di ijinkan untuk berpendapat khalal dan kharamnya tahun baru ya orang yg punya background agama yg kuat, minimal tukang ngaji atau udah jadi santri, minimal sholatnya nggak pernah bolong lah, basic agama sesuai dengan apa yg sering ia katakan .
kalau yg berkata demikian adalah anak ingusan dan orang awam, dosa ini itu masih di jalankan namun mengomentari tahun baru adalah kemaksiatan,, tai kalian !

jangan dengar siapa yg berbicara, namun lihat apa yg ia kata kan !
quotes receh di atas sering jadi pembelaan orang yg bersikukuh dengan komentarnya.
tp apa kamu mau di ceramahi orang yg secara terang-terangan terlihat mata berlaku dosa maksiat di depan kamu? lalu saat ia sedang tak sanggup melakukanya ia mengomentari kamu seenaknya, padahal ia hanya pecundang yg ingin ada nasib yg sama atas kepayahanya, boom !

Oke lanjut...
ngapain ke pantai? macet juga ! planing mau liburan nantinya malah jadi tambah stres !
emang sih, saking banyaknya orang Indonesia yg kekurangan hiburan dan sangat candu terhadap liburan, dan pada waktu tahun baru tiba, pantai yg tadinya di mimpikan banyak orang untuk membuang lelah, sesampai sana justru yg di dapat adalah lautan manusia dengan kebisingan seperti tengah kota!

Gunung juga demikian,  setelah era sosial media tiba, gunung kini tlah berubah fungsi, menyepi bukan pilihan yg tepat, karna saat liburan tak jarang beberapa gunung populer di indonesia banjir pengunjung, kuota yg berlebihan menjadikanya tak lagi ramah dan sejuk seperti udaranya.


Nah jika yg berpendapat demikian tak berminat ke pantai dan gunung adalah orang yg berduit si sah-sah saja haha
males keluar karena macet, parno nanti malah jadi makin stres dll.
lalu golongan orang-orang ini lebih memilih untuk menunda liburanya, dan mengganti di hari yg lain, yg lebih senggang daripada tahun baru.
yg nggak boleh angkat bicara dalam hal ini adalah golongan si pemalas kerja, ia stres karena nganggur dan tidak sanggup untuk merayakan tahun baru, lalu ia nyinyirin kebahagiaan orang lain dengan jurus mengangkat isu efek buruk tahun baru haha

Point berikutnya
bakaran mantan, eh bakaran ayam maksudnya, seringkali jadi alternatif bagi mereka yg ingin merayakan tahun baru dirumah saja, alasan utama yg sering saya lihat adalah karena tak mendukungnya biaya untuk berpergian jauh haha
sebagai seorang yg sudah sangat matang dalam pengalaman ini alias bakaran, dulu saya sering mengalami kondisi yg sedemikian rupa, nggak ada duit, nggak ada pacar, pilihanya cuma ngumpulin orang yg bernasib sama, lalu membuat membuat party kecil-kecilan di halaman rumah salah seorang teman.
menyenangkan?
mari kita jabarkan....
lumayan sih daripada kesepian, paling tidak menjadi kesibukan daripada makan ati nggak bisa tidur karena iri dengan mereka yg bahagia berame rame di luar sana haha
berbagi api bersulang kopi menjadi ciri khas dalam acara low bidget ini, bercengkrama bercanda ngobrol dr hal2 penting sampai nggak paling penting adalah daya tariknya.
namun dalam beberapa tahun terakhir saya memutuskan untuk tidak melakukanya lagi, setelah era mileneal datang dengan membawa gadget sebagai perangkatnya, kehangatan dalam perbicangan seakan menghilang.
berkumpul tanpa makna, tangan dan mata masing-masing sibuk dengan layar kaca hapenya.
kajian apa yg di dapat dari kebersaaan semacam itu? substansinya apa? tujuan awal tlah menghilang.
tak ada lagi yg tersisa dan tak ada lagi yg berkesan.

ketika pilihan-pilihan tak ada lagi, magnet yg kuat untuk mengajak bergairah dalam euforia tahun baru, maka pilihan mu untuk membusuk di dalam kamar adalah hal tepat, dan di jamin setelah iklas tanpa melakukan apa-apa saat ribuan orang berbahagia di luar sana dan malam ituu pula tidurmu juga akan nyenyak.

saya sendiri malam  tahun baru justru kerja.
udah nggak pengen keluar waktu tahun baru? sebanarnya pengen sih, tp satu-satunya daya tarik untuk melakukanya justru bernasib sama.
ia seorang pejuang yang tengah bertarung melawan kerasnya hidup di kota orang.
andai saja ajakanku untuk keluar ia terima, pasti aku sudah bolos kerja dan lebih memilih bergandengan tangan denganya  sepanjang malam haha
nggak penting mau kemana, asal bersama orang yg kalian cinta semua terasa indah kan?
bahkan nonton orkes dangdut pun bakal saya lakukan jika ia yg meminta hahaha
lagi-lagi cinta menang atas logika.
udah ah malas jadi lembek gini pembahasanya haha

inti dari tulisan ini adalah mengajak semua orang untuk memposisikan kritik pada jalur yg semestinya, lihat posisi mu, menyiapkan alibi hebat dalam menangkal serangan balik, dan untuk lebih dewasa dalam menanggapi sesuatu fenomena.
jika memang kalah dalam beberapa hal pilihan yg terbaik adalah dengan diam.
satu-satunya level yg berada di atas bungkam adalah dengan menertawakan diri sendiri, memaki dan menertawakan betapa mengenaskanya hidup kita yg tak bisa seperti orang lain yg tengah berbahagia.
jika tlah sampai pada titik tersebut maka di jamin tak akan ada lagi kecemburuan sosial yg berlebihan, dan untuk sampai tingkat tersebut biasanya kamu tak lagi muda haha

udah ya, da da
















































Kamis, 07 Desember 2017

PRO DAN KONTRA ROKOK DI INDONESIA

Sebagai perokok aktif yg sudah lebih dari sepuluh tahun mengonsumsinya, saya telah banyak belajar tentang bahaya dan manfaatnya.
di lihat dari mudharatnya semua orang tentu juga sudah tau dan mengerti, tp jika di tilik dari faedahnya banyak sekali kalangan yg mengesampingkanya.

mari saksikan dan bacalah saya akan sok pintar dan membahas satu persatu.
di mulai dari bahaya nya.

Efek buruk dari rokok? konon tak terhitung jumlahnya, pokoknya yang jelek-jelek ada dalam kandungan rokok, mulai dari ultimatum dalam kemasanya yg semua orang pernah membacanya, sampai mitos-mitos negatif yg nggak ada hubunganya.
tp di luar efek kesehatan yg di gembar gemborkan oleh pemerintah tentang bahaya merokok, saya lebih tertarik untuk melihat dari sisi ekonominya terlebih dahulu.
efek dari menjadi perokok aktif adalah boros, pengeluaran yg membengkak dan sulit untuk menabung.
bayangkan saja pengeluaran perhari nyaris sama bahkan bisa jadi lebih besar dari konsumsi kita terhadap nasi yg di klaim sebagai makanan pokok orang indonesia.
kata kan untuk biaya rokok saat ini rata-rata /harinya seseorang bisa merogoh kocek Rp.20.0000, jika di kalikan /bulan = 30hari maka akan muncul hasil Rp.600.000 dan jika di hitung dalam setahun itu artinya di kalikan (12bulan) maka hasilnya menjadi Rp.7.200.000
lihatlah para perokok aktif, seharusnya kalian punya uang sekian pertahun jika tidak merokok, apabila anda sudah merokok selama 10 tahun maka anda tlah membakar uang sebesar 72juta rupiah, angka yang fantastis bukan. menyesal?
jangan pernah !!
mari kita balikan fakta di atas, melalui permainan kata yg sudah sangat sering saya gunakan untk mengelak dan membela diri hahaha.

lantas para perokok pasif atau non perokok memiliki uang sebanyak itu? jelas sekali tidak, saya tau kalian orang susah hahaha
jadi yang namanya bisa menabung atau tidak itu sama sekali tak ada hubunganya karena perokok atau bukan
bisa nabung itu terdiri dari tiga faktor, yaitu niat, besar penghasilan dan besar kebutuhan atau pengeluaran primer.
jangan langsung menilai harusnya gini harusnya gitu, dancok!

Dari sisi kesehatan semacam kanker, impotensi, gangguan kehamilan dan serangan kenangan mantan, ternyata setelah saya baca dari beberapa sumber yg entah kredibel atau tidak, hasil dari efek buruk rokok terhadap kesehatan itu banyak sekali, bahkan menurut survey yg di lakukan oleh suatu lembaga kesehatan ternama di indonesia, kematian akibat efek buruk rokok itu merupakan angka tertinggi setelah kecelakaan lalu lintas.
dan dari artikel yg saya peroleh tersebut, maka tercipta sebuah opini bantahan dari saya untuk si lembaga survey tersebut : bukanya kematian udah takdir dan di gariskan ya?
iya sih semua ada sebab akibatnya, namun jika terus menerus memojokan perokok dengan mengecapnya sebagai si sumber semua penyakit rasanya tidak adil lah.
ada banyak jenis macam penyakit yg juga banyak bukan dari rokok, contohnya dari pengawet makanan yg semua orang mengonsumsinya, tp apakah isu tersebut di angkat sedemikan gencar seperti bahaya merokok? tidak !
sejak saya belum lahir bahaya rokok di doktrin kan kepada masyarakat indonesia, yang ini itu yang jangan gini gitu, tp faktanya tidak optimal juga kan, nyatanya masyarakat kita menempati rangking perokok aktif terbesar ketiga di dunia setelah cina dan india.
itu menunjukan bahwa masyarakat sudah sadar bahwa rokok itu nikmat hahahaha.

Bagi para haters rokok dimana pun kalian berada, tolong jangan terlalu benci terhadap rokok yg sesungguhnya sangat besar kontribusinya untuk perekonomian indonesia.
begini saya jelaskan, industri rokok itu  menyumbang  1,66%  total pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia, dan devisa negara melalui ekspor ke dunia yg nialainya pada 2015 mencapai US$ 700 juta dolar, amazing bukan?
Selain itu, Industri rokok juga menjadi sumber penghidupan bagi 6,1 juta orang yang berkerja di industri rokok secara langsung dan tidak langsung, itu belum termasuk petani tembakau dan cengkeh.
apa iya yg benci terhadap rokok akan tega jika orang sebanyak itu akan kehilangan mata pencahariaan karna kalian yg meliat dari satu sisi begitu sinis mendukung apabila rokok sebaiknya di larang di indonesia!!

Tidak hanya itu, penerimaan negara dari sektor bea cukai rokok  tahun 2013 tercatat Rp.103,53 triliun, begini analoginya tentang duit sebanyak itu, jika 103,53 triliun tersebut semuanya di belikan papeda, maka seluruh indonesia akan lengket !

"Di bilangin biar sehat kok nggak mau", begitu ucap salah seorang yg begitu benci terhadap perokok.
hey mas mbak yg kalem dan tidak merokok, kami para perokok aktif juga sadar akan efek buruknya, tapi kami juga sadar ada manfaat lain di dalamnya.
lagian ya, berhenti merokok tidak semudah seperti pengakuanmu atas mantan yg katanya sudah kamu lupakan, padahal belum.
nikotin itu candu, butuh waktu dan proses yg tidak sebentar untuk menghindar dan keluar darinya.
coba deh kamu ngerokok sampe kecanduan, lalu coba berhenti, apakah tetap akan kukuh dengan pendirianmu yg kolot itu?

"Asapnya itu lho sangat menggangu!!!!".
iya, kami minta maaf yg sebesar-besarnya jika masih suka merokok di fasilitas umum seperti kendaraan umum, atau ruangan umum tertutup.
tp sekarang juga sudah banyak kok toleransi dari para perokok ini, yg mengonsumsinnya begitu meperhatikan situasi dan lokasi dan kondisi,dan semoga kedepanya tidak pernah ada yg di rugikan dari kami.

Apabila setelah tulisan ini di buat tetap saja ada yg bersikukuh mengatakan bahwa rokok adalah negatif tanpa ada kebijakan untuk merubah pola pikirnya, coba orang-orang tersebut memprotes juga masyarakat kalangan menengah ke atas yg menggunakan mobil pribadi untuk tujuan jarak dekat dan hanya berisikan satu dua orang penumpang, padahal ada motor, padahal ada angkutan umum untuk meminimalisir kemacetan dan pencemaran udara.
bayangkan polusi dan pemanasan global yg mereka ciptakan? efek buruknya ? coba isu tersebut di angkat secara besar-besaran.
apa karena berbalut kemewahan lantas tidak terlihat efek buruknya? dancok !


udah gitu aja, emosi saya hahahaha


Rabu, 15 November 2017

Antara Aku Kamu dan Tuhan

Materi yg tidak mudah akan di bahas dalam Tulisan kali ini.
yg sudah pasti beberapa orang teman yg mengetahui masa laku ku, akan mengira bahwa aku lagi-lagi membahas tentang perjalanan asmara yg selalu berakhir tidak bahagia (belum saatnya).

Dalam topik kali ini, sebenarnya bukan kemauan pribadi yang membuat jari-jari angkat bicara, namun seorang sahabat sedang mengalami sebuah kondisi, dimana ia di hadapkan dengan suatu keadaan yg sering membuatnya bimbang, dilema, bahkan lebih dari itu semua.

Pernah menjalin asmara dengan yg beda agama?
Tak pernah ada kesempatan untuk memilih kita akan jatuh cinta kepada siapa, dimana dan kapan.
sebuah kisah cinta yg kompleks jika dua orang saling jatuh cinta namun beda tempat untuk berdoa atau menghadap kepada Tuhan nya.

Awalnya semua terasa indah, sama seperti jatuh cinta kepada sesama pemeluk agama, karna kasmaran memang selalu menyenangkan, agama tak bisa menutupi kebagaiaan itu dengan ayat-ayat suci nya.

Di tengah perjalanan ada toleransi yg lahir karna rasa sayang, kamu tersenyum melihat aku sholat, aku iya kan ijin mu tiap minggu untuk acara kebaktian.
aku jemput kamu di depan gereja, kita berjalan entah kemana, yg jelas dengan mu akan mengahdirkan kebahagiaan.
di tengah hari tatkala kita sedang tertawa karena hal tak penting, atau terkekeh karena guyonan ku yg garing , kamu menunjukan jam tangan, mengingatkan ku sudah waktunya untuk menghadap pada Tuhan.
ku elus pelan rambutnya, ku tatap mata nya yg sayu, lalu aku pergi untuk menjawab panggilan Tuhan ku.

iya, sejak hari itu aku mulai benar-benar nyaman dan jatuh cinta, ingin hubungan ini lebih dari sekedar pacaran, namun harus beranjak ke level keseriusan.
toleransi terus berjalan dengan segala pikiran yg berkecamuk dalam diam.
kebersaam semakin banyak terbentuk, kompromi selalu mudah untuk kita hadir kan, menemani mu makan sate babi saat aku sedang menjalankan ibadah bulan ramadhan, dan kadang minggu pagi mu di gereja hanya sebentar, karna ingin menemani ku jogging mengitari lapangan.

Namun aku tau, perasaanmu sama sepertiku, ada getaran ragu, kebimbangan yg sudah sejak awal bertamu.
aku tau kamu juga merasakan hal yg sama, hanya saja di antara kita tak ada yg punya nyali untuk angkat bicara.
Dua insan yg tengah saling jatuh cinta, tak siap membicarakan kenyataan, karna mereka khawatir perpisahan akan jadi jawaban dari apa yg selama ini mereka pikir kan.

bodoh amat dan persetan, jalani dulu saja, toh sampai jenjang itu waktunya masih lama.
masih banyak hal yg ingin ku kejar, masih banyak obsesi yg dia ingin wujud kan.
soal mimpi kita bersama itu urusan nanti, yg jelas kini ada aku untuk menyediakan bahu ku saat  dia bersedih, dan mempersiapkan hati dan kuping ku untuk mendengar keluh kesah mu, aku tak ingin semua itu hilang, aku masih ingin jika menangis ada tangan yg memeluk dengan cinta, dengan kasih sayang, bukan nasehat-nasehat klise dari beberapa orang yg mengatasnamakan teman.



Katedral dan Istiqlal walaupun berbeda tapi bisa saling harmonis berdampingan, kalo mereka bernyawa siapa yg bisa menyangka kalau mereka tidak saling jatuh cinta  ????!!!!


Waktu tak bisa di hentikan, ia tak memiliki jeda terus berjalan membisikan bahwa usia ku tak lagi remaja, yg pacaran hanya untuk senang-senang.
semua orang selalu punya mimpi, dalam menjalin hubungan asmara selalu berakhir dengan bahagia.
pacaran lalu membangun rumah tangga, dan tentu nya harus dengan orang yg di cinta.


Disini lah fase terberat  itu di mulai, bahkan sedikit berani menyalahkan perbedaan.
mau tak mau di antara kita harus ada yg berani angkat bicara, mau di bawa kemana hubungan kita? 
aku merasa tak pantas mengajakmu memeluk keyakinan ku, dan hal mustahil bagiku untuk menganut agama mu.
"Seandainya berhak untuk meminta, aku ingin sejenak bicara pada Tuhan sebelum di lahirkan ke dunia"

Dramatisasi kisah sinetron dan film drama kini jadi nyata, mengantarkan ku pada sebuah pilihan berat, melepaskan orang yg di cinta, atau mencintai pencipta yg di cinta (?).

Sebagai orang beragama, tentunya logika ku sanggup membaca, bahwa jika tetap bersama adalah sebuah kesalahan, tapi alam bawah sadar selalu memaksa ku tetap bersikukuh, bahwa kalo memang cinta walaupun bagaimana masalahnya akan ada solusi untuk tetap bersama.

Dalam beberapa pertemuan berikutnya kita lebih sering saling diam, menjalani hubungan yg memang tidak di anjurkan oleh suatu norma yg sudah ada sejak kita di lahirkan.
di gariskan menjadi orang timur memang sedikit kesulitan untuk menerobos suatu perarturan yg jika agama dan negara tidak berkata -ya-.


Hubungan beda keyakinan memang tak pernah menjanjikan kepastian.
berhasil atau tidak itu perkara seberapa kuat kita menahan.
toh mereka yg seiman juga merasakan hal yg sama.
bahwa setiap hubungan akan di hadapkan dengan dua kemungkinan, antara berhasil atau justru nihil.

Bukan semata-mata soal keyakinan kita yg beda, perkara cinta itu sendiri juga masih terlalu abstrak untuk diterima.
cinta menawarkan dua hal yg berlawanan secara bersamaan, memanjakan kita dengan harapan, tapi menyiksa dengan kecemasan.

iya, cinta itu brengsek, sayang !



........... dan setelah sekian tahun............


Semua kisah harus ada akhir, dan logika ku jadi pemenangnya, semua yg tlah ku lalui akhirnya  rasionalitas mampu menjawabnya.
proses dan perjalanan kehidupan mengajarkan ku, bahwa apa yg sudah di gariskan Tuhan itu adalah mutlak ,tak ada sutradara terbaik selain sang pencipta alam.

Air dan minyak tak bisa bersatu, namun bisa berjalan beriringan,  namun sayangnya peribahsa pemersatu tersebut tak bisa di gunakan dalam hal sakral bernama pernikahan!
yg mana kita adalah insan, bukan minyak atau air yg tak memiliki hati dan pikiran!

Dalam suatu hubungan perbedaan memang selalu ada, dan konon kata nya perbedaan-perbedaan tersebut di ciptakan untuk saling melengkapi satu sama lain, ah TAI!
perbedaan di ijinkan tp dengan porsi ringan, jangan terlalu banyak atau berlebihan, karena kadar pemersatu sangat sulit untuk di temukan.

Tapi dari semua yg tlah di lalui, jangan pernah ada yg di sesali, sampai detik ini aku sering tersenyum sendiri, tak pernah menyangka bisa menjalani kisah yg sehebat itu, melalui masalah sebesar ego ku.

Awalnya begitu perih harus berpisah karna perbedaan, tak ada benci di dalamnya, namun ada amarah besar dalam proses terjadinya, aku muak dengan kenyataan, memaki takdir yg tak berpihak, mengumpat dan menyalahkan jalan hidup, yg karenanya bahagia ku terenggut!

Ternyata, semua itu cuma soal waktu,,,,
Ia adalah resep dari segala obat, karena ada andil Tuhan di dalamnya.
Tuhan mengirimkan banyak lagi kisah yg beragam, kejadian -kejadian yg mengejutkan, dan secara tidak langsung dari itu semua ada anugerah yg di sampaikan untuk membantu ku lupa pada peristiwa yg sempat menimbulkan lara dan kecewa.

Dan di bagian akhir harus ada iklas, sebagai closing yg sempurna.








DATANG PAS BUTUHNYA DOANG

Sedikit meluapkan tentang apa yg sudah lama saya resahkan. Menyoal relasi antara manusia dengan manusia Tentang realitas yang banyak terj...